www.suarakapuasraya.com

Terdepan dalam Informasi

2018 Pelanggar Lalu Lintas Alami Peningkatan

2018 Pelanggar Lalu Lintas Alami Peningkatan

MELAWI, SKR.COM – Kasus pelanggaran lalulintas dari tahun 2017 ke tahun 2018 ternyata mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari data pelanggaran yang terjadi selama Operasi Patuh Kapuas 2018 yang dilaksanakan sejak 26 April lalu hingga berakhir pada 9 Mei beberapa hari lalu. Tercatat 1.081 kasus pelanggaran lalulintas yang terjadi pada Operasi patuh Kapuas 2018.

Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana mengungkapkan dari total ada 1.081 kasus pelanggaran, jajarannya juga memberikan teguran pada 192 pengendara. Dari jumlah total tersebut, sebanyak 889 pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat dikenakan tilang. Pelanggaran tertinggi masih pengendara yang tidak atau belum memakai helm standar saat berkendara.

“Operasi Patuh Kapuas resmi berakhir pada Rabu 9 Mei kemarin. Selama operasi berlangsung, pengendara roda dua yang paling banyak terkena razia, totalnya sebanyak 852 pengendara. 483 pengendara roda dua ditilang karena pelanggaran helm. Kemudian 231 pengendara melawan arus sisanya sebanyak 175 pelanggaran roda empat,” terangnya.

Aang membeberkan, jumlah tilang yang dikeluarkan juga meningkatkan bila dibandingkan dengan operasi patuh dua tahun sebelumnya.

“Tahun ini total 889 perkara, meningkat bila dibandingkan dengan jumlah pelanggaran pada 2017 mencapai 848 kasus, dengan total 706 tilang yang dikeluarkan. Sementara pada 2016 ada 600 kasus,” paparnya.

Lebih lanjut Aang menjelaskan, pelanggar yang ditilang ada yang karena pengendara masih dibawah umur. Kemudian untuk kendaraan roda empat, pelanggaran terbanyak yakni melanggar batas kecepatan serta penggunaan sabuk pengaman.

“Operasi patuh di hari terakhir digelar dengan melibatkan aparat gabungan dari berbagai instansi terkait di Tugu Simpang Bandara. Setiap pelanggar yang terkena tilang bisa langsung membayar ditempat secaraonline,” pungkasnya. (DI)

 

 

Subscribe

No Responses

Comments are closed.