Bangun Listrik Bertenaga Air, Mempercepat Pembangunan di Pedalaman

Ilustrasi

MELAWI, SKR.COM – Pembangunan listrik tenaga air atau yang lebih dikenal sebagai listrik hidro, akan berpangaruh mempercepat pembangunan segala aspek di daerah pedalaman Melawi. Upaya membangun listrik secara mandiri dengan menggunakan metode yang mudah dan murah harus didorong.

“Jika listrik tenaga air ini dikembangkan di daerah pedalaman yang potensial. Maka, akan berpangaruh pada segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai ekonomi akan lebih menggeliat, pendidikan akan meningkat. Juga akan berpengaruh pada sosial dan keamanan. Karena potensi ini banyak, hendaknya ada upaya untuk mendorong listrik tenaga air yang murah dan mudah,” kata tokoh Pemuda Melawi, Sabilil Mutadin belum lama ini.

Diterangkan Sabilil, jika dalam sebuah desa pedalaman Melawi ada listrik, maka ekonomi masyarakat akan meningkat dengan munculnya peluang ekonomi baru di mashyarakat. Kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat akan terbantu. Misalnya masyarakat bisa memiliki mesin yang penggiling beras. Kemudian masyarakat bisa menghidupkan mesin-mesin untuk membuat produk, misalnya membuat kue. Dan alat-alat produksi lainnya yang bisa dihidupkan dengan listrik.

Listrik degan tenaga air ini juga mendorong terciptakan sawah-sawah baru dengan teknologi perairan yang baik. Listrik juga bisa digunakan untuk teknologi penetasan telur, hingga untuk menghasilkan bibit ayam dan bebek.

Dunia pendidikan juga akan maju dengan adanya listik. Misalnya anak-anak akan belajar dengan penerangan yang maksimal. Bahkan alat-alat peraga keilmuan yang yang dihidupkan dengan listrik dengan bisa di sekolah bisa dioperasikan. Misalnya mikroskop. Hal ini membuat sekolah-sekolah yang ada di sekolah pedalaman bisa lebih maju. Bisa jadi sekolah-sekolah di pedalaman kualitasnya akan sama dengan lembaga pendidikan di kota.

Dampak lain dari adanya listrik di daerah pedalaman adalah meningkatkan keragaman kehidupan sosial, budaya dan politik. Tataan sosial yang maju atau yang sesuai dengam perkembangan zaman akan tercipta dengan sendirinya. Budaya-budaya baru yang positif dan negatif juga akan tercipta. Keinginan untuk mempertahankan budaya local juga ada. Adanya, listrik di desa juga berakibat pada peningkatan peningkatan kesadaran politik yang baik.

“Adanya listik di desa bisa memudahkan masyarakat pedalaman untuk mengakses informasi dari televisi. Kondisi ini membuat orang desa bisa belajar bayak hal dari televisi. Bahkan dengan adanya listrik di desa bisa membuat masyarakat desa memakai akses internet. Banyak sekali manfaat dari listrik di pedalaman,” ulasnya.

Sabilil mengingatkan dalam membangun listik tenaga air harus menggunakan teknologi yang sedarhana yang bisa dikuasai masyarakat. Penguasaan teknologi secara lokal, mudah dan murah dalam mengoperasikan dan perawatan. Membuat teknologi yang bisa dioperasikan oleh masyarakat. Dalam pembuatan listrik desa ini tidak perlu menggunakan teknologi yang mahal dan canggih.

“Mari mulai dari yang sederhana dan mudah, untuk meningkatkan produktivitas demi kejayaan masyarakat desa yang sudah sangat terpuruk. Hingga akan tercipta masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera,” ulasnya.

Diterangkan Sabilil, hal yang perlu didorong oleh kelembagaan masyarakat. Kelambagaan masyarakat inilah yang akan mengelola listrik. “Pembangunan listrik hidro ini harus ramah lingkungan. Bagaimanapun listrik yang dibangun tersbut dari lingkungan. Pembuatan ini tidak boleh membuat lingkungan rusak,” pungkasnya. (Edi)

 

 

Posting Terkait