Bupati Lepas Kontingen Sintang Ikut FSBM

83

SINTANG, SKR.COM – Sebanyak 200 peserta kontingen asal Kabupaten Sintang pada hari Kamis malam (1/11/2018) secara resmi dilepas keberangkatan oleh Bupati Sintang, bertempat di Pendopo Bupati Sintang, keberangkatan kontingen sebanyak 200 peserta tersebut, mewakili Kabupaten Sintang untuk mengikuti kegiatan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Sekadau pada tanggal 5 November 2018 hingga 10 November 2018 mendatang.

Dalam arahannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan kegiatan Festival Seni Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 ini dapat dilaksanakan dan dapat merubah strategi.

“ini adalah kali keduanya saya melepas keberangkatan MABM untuk ikut serta dalam Festivsal Seni Budaya Melayu tingkat Prov.Kalbar, tahun 2016 lalu diselenggarakan di Kota Singkawang, tahun 2018 ini diselenggarakan di Kabupaten Sekadau, tentunya tahun 2018 ini kita harus ubah strategi dalam kegiatan perlombaan yang dilaksanakan daripada tahun sebelumnya”, kata Jarot.

Menurut Bupati Sintang, bahwa kegiatan Festival Seni Budaya Melayu ini merupakan kegiatan untuk melestarikan seni dan budaya Melayu.

“jadi FSBM ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan laman bermain bagi masyarakat Melayu dan masyarakat Kalbar, dengan demikian kita dapat memahami seni dan budaya melayu, serta ikut serta dalam melestarikan seni budaya secara bersama-sama agar seni dan budaya itu tidak hilang dan tetap eksis dijaman sekarang”, tuturnya.

Bupati Sintang memberikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan FSBM ini dan turut berbahagia karena Sintang banyak mengirimkan peserta, “seluruh elemen bangsa turut berbahagia, karena FSBM ini tentunya telah berhasil membawa generasi muda untuk ikut berpartisipasi dan berkarya dibidang seni budaya untuk mengikuti Festival Seni Budaya Melayu di Sekadau, tentu generasi muda adalah menjadi pelopor dalam hal melestarikan adat seni dan budaya kita”, ungkapnya.

Bupati Sintang berpesan dengan mengikuti kegiatan Festival Seni Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 di Kabupaten Sekadau dapat menjadi ajang menimba ilmu tentang Seni dan Budaya Melayu.

“kepada seluruh kontingen asal Kabupaten Sintang saya selaku Bupati Sintang mengucapkan selamat mengikuti kegiatan FSBM ini di Kabupaten Sekadau, saya harap kegiatan FSBM ini dapat menjadikan ajang untuk menimba ilmu dan memahami nilai seni budaya Melayu secara baik, serta sebagai media mempererat hubungan satu dengan yang lainnya, dan jadikanlah pionner terdepan sebagai pelestarian budaya Melayu”, pesan Bupati Sintang.

Sementara itu, Ketua DPD Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Ade Kartawidjaya mengatakan bahwa Kabupaten Sintang mengikuti 13 tangkai perlombaan dengan total kontingen 200 peserta.

“jadi kita ikuti semua tangkai perlombaan, ada jepin tradisional, vocal grup, lagu melayu, hadrah, syair Melayu, rancang motif Melayu, busana Melayu, pemilihan Bujang Dara Melayu, lomba sampan bidar, pameran budaya, lomba pangkak dan uring gasing, serta menampilkan corak kekayaan budaya melayu Kalbar, dan lainnya, dengan 200 peserta kami kirimkan ke Kabupaten Sekadau”, kata H. Ade Kartawidjaya.

Sambung H. Ade Kartawidjaya dalam sambutannya bahwa kegiatan Festival Seni Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 yang diselenggarakan di Kabupaten Sekadau merupakan agenda 2 tahunan dan dibuka secara resmi oleh Mendikbud.

“kegiatan ini merupakan kegiatan 2 tahunan, yang menjadi icon bagi Majelis Adat Budaya Melayu Provinsi Kalimantan Barat, yang bertujuan diselenggarakan untuk melestarikan dan mencintai seni budaya Melayu, perlu diketahui juga kegiatan FSBM ini dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia”, tambahnya. (HUM)