MELAWI, SKR.COM – Di Pendopo Rumh Jbatn Bupati Melawi, Senin pagi (28/11) tampak berbeda, ruangan pendopo berkapsitas hampir 700 orang itu dipadati para guru dari berbagai sekolah. Kehadiran para guru itu untuk mengikuti seminar pendidikan yang dilaksanakan dalam rangka HUT PGRI ke 71 dan Hari Guru Nasional ke XXIII tahun 2016.
Kegiatan dibuka lansung oleh Bupati Melawi, Panji, S.Sos, kepala Disdik serta sejumlah kepla SKPD lainnya, serta narasumber dalam kegiatan itu, yakni anggota DPR RI Dapil Kalbar, H. Sukiman dan pembantu rektor I Universitas Tanjung Pura, Aswandi.
Saat membuka kegiatn itu, Bupati Melawi mengaku dirinya juga pernah mengabdikan diri sebagai seorang guru. Menurutnya, tidak mudah untuk menjadi seorang guru dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Perkembangan jaman, membuat para guru harus terus meningkatkan kompetensinya dan profesional.
“Selain membutuhkan kesabaran dalam mendidik, seorang guru juga dituntut untuk menjadi teladan yang baik. Karena ditangan para gurulah, mampu mencetak insan yang berkarakte,” katanya.
Panji juga tidak menampik adanya pergeseran nilai pendidikan yang terjadi saat ini. Misalnya ada kasus guru yang dilaporkan karena dugaan tindak kekerasan terhadap muridnya. Oleh karena itu Ia meminta agar para guru lebih berhati hati. Sebab dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah pasti ditemukan situasi yang dinamis yang juga menguji kesabaran para guru.
“Saya berharap guru guru di Melawi tetap memiliki mental yang kuat dan selalu mendidik anak muridnya dengan penuh rasa kasih sayang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan , Theresia Ida yani mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam seminar kali ini adalahi membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya para guru di Kabupaten Melawi,” ungkap wanita yang juga Kepala Sekolah SMPN 1 Nanga Pinoh itu. (Irawan)
