Dewan Minta Pemkab dan Polisi Perketat Pengawasan

SINTANG, SKR.COM – Adanya keracunan masal yang terjadi di Desa Telaga 1 dan Desa Simba Kecamatan Binjai Hulu, beberapa waktu lalu,  mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Sintang.

Dimana, Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni meminta kepada intansi terkait baik itu Kepolisian , Disperindag dan Dinas Kesehatan untuk mencari titik penyebab hal itu bisa terjadi. “Dampak yang ditimbulkan sangat meresahkan, oleh karena itu, kita minta ini menjadi perhatian serius semua intansi,” kata Roni, saat ditemui di halaman Mapolres Sintang, Rabu (6/1/2015) kemarin.

Tidak hanya itu, Roni juga meminta kepada Pemerintah Sintang untuk melakukan langkah-langkah antisipasi mengenai keracunan yang terjadi di dua desa itu.

“Harus ada langkah antisipasi. Nah, itu dinas teknis lah yang lebih paham dan mengerti mengenai apa yang harus dilakukan,” tuturnya.

Mengenai peredaran makanan dan minuman yang diduga kadarluarasa masih terjual bebas, kata Roni juga harus disikapi dengan serius. “Pihak keamanan, seperti kepolisian, disperindag dan dinas kesehatan saya rasa juga perlu melakukan monitoring secara berkala. Sehingga kedepan tidak ditemukan lagi masyarakat kita yang keracunan akibat mengkonsumsi makanan dan minuman itu,” kata dia.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Syamsul Bakrie menyatakan bahwa dalam penanganan dugaan keracunan masal yang terjadi di Desa Simba dan Telaga 1 Kecamatan Binjai Hulu mengalami beberapa kendala.

“Kendala kita semua korban tidak mau malporkan insiden itu ke pihak kepolisian. Bahkan, kita juga sudah mengimbau kepada seluruh warga yang menjadi korban untuk mendatangi Mapolres Sintang atas apa yang telah dirugikan dalam insiden tersebut. Tetapi hingga sekarang tidak ada yang datang,” kata Kasat.

Untuk pemilik hajatan, kata Kasat, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pertama. Namun hingga saat ini tidak direspon. Mesaipun demikian, pihak kepolisian sintang berencana akan melayangkan surat panggilan kedua terkait dugaan keracunan terssebut. “Surat Pertama sudah. Dan, rencananya kita layangkan surat kedua,” ungkapnya.

Disinggung mengenai hasil uji lab sample makanan yang telah dikirim oleh Polres Sintanng, Kasat pun mengaku belum menerima hasil dari uji lab tersebut. Pasalnya, hingga saat ini kepolisian sintang juga masih menunggu hasil lab atas sample makanan yang terlah dikirim tersebut.

“Kita masih menunggu hasil lab. Karena untuk mengetahui penyebab keracunan masal ini harus melalui analis secara ilmiah,” tuturnya. (Amd)

Posting Terkait