Dewan Sambut Baik Program Lapak di Sintang

306 views

SINTANG, SKR.COM – Berbicara kabupaten Sintang, mungkin sudah dikenal seantero Indonesia, bahkan di luar negeri dengan Bukit Kelamnya, yang merupakan batu terbesar kedua di dunia setelah Batu Ayers Rock di Australia.

Hanya saja, apakah ada yang tahu oleh-oleh khas dari Bumi Senentang ini?.

Kebanyakan orang, baik dalam maupun luar negeri, pasti kebinggunan untuk membelikan sanak keluarganya buah tangan apabila berkunjung ke Sintang.

Hal itu dikarenakan, memang belum adanya produk yang memang benar-benar dikenal menjadi oleh-oleh khas dari wilayah bagian timur Kalimantan Barat ini.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sintang dan Tempat Aksi Kreatif Sintang (Takin), membuat suatu program yang dinamakan Lapak Sintang. Dimana tujuannya untuk mewadahi produk atau jasa para pelaku ekonomi kreatif/UKM yang nantinya akan jadi brand pusat oleh-oleh Sintang.

Ketua Hipmi Sintang, Mardiyansyah mengatakan, dalam Lapak Sintang ini pihaknya mengandeng pelaku UKM yang disebut pelaku ekonomi kreatif, baik kuliner, fasion, fotografer, seni pertunjukan musik, kriya dan yang mempunyai jasa lain sebagainya. Dimana nanti akan berkumpul semua di Lapak Sintang.

“Dengan begini, kita harapkan, saat orang berkunjung ke Sintang, tidak kebinggungan lagi untuk mencari oleh-oleh. Karena sudah kita sediakan di Lapak Sintang,” terangnya.

Ide ini kata Iyan, memang harus dibangun segera, mengingat sudah sangat lama dicanangkan. Ditambah lagi, Sintang ke depan banyak event-event besar yang akan mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Untuk opening Insha Allah kita targetkan April ini sudah terbentuk. Tentu dengan event ke depan yang akan ada di Sintang, kita dapat mengenalkan, ini loh oleh-oleh khas Sintang,” terangnya.

Program tersebut pun disambut baik anggota DPRD Sintang, Herimaturida. Menurutnya selama ini memang belum ada ciri khas oleh-oleh dari Bumi Senentang. Padahal banyak sekali, produk-produk unggulan khas Sintang yang dapat dijadikan oleh-oleh.

“Tidak hanya makanan, tapi juga berbagai macam hal, baik kerajinan tangan, kesenian, budaya dan lain sebagainya. Maka dari itu, memang perlunya suatu wadah yang dapat merangkul pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya, Jumat (22/3/2019).

Melalui Lapak Sintang inilah, menurut Politisi Partai Gerindra ini, pelaku ekonomi kreatif diberikan wadah, agar produk-produk khas Kabupaten Sintang yang dibuat dapat dikenalkan oleh khalayak ramai, sehingga dapat dijadikan oleh-oleh khas Bumi Senentang.

“Dengan adanya Lapak Sintang ini juga, wisatawan baik lokal maupun mancanegara tak kebinggunan lagi untuk mencari oleh-oleh bila berkunjung ke sini,” jelasnya.

Karena selama ini, menurut Caleg DPRD Provinsi Kalbar Dapil 7 ini, wisatawan kebinggungan untuk mencari oleh-oleh khas Sintang apabila berkunjung ke sini. Sebab memang belum ada suatu wadah untuk tempat mengenalkan produk-produk khas Sintang tersebut.

“Tentu dengan adanya Lapak Sintang ini, juga akan mengangkat perekonomian masyarakat. Khususnya pelaku ekonomi kreati. Kita harapkanlah program Lapak Sintang ini benar-benar bisa terwujud. Yang pasti kita sangat mendukung sekali dengan adanya program tersebut,” pungkasnya. (*)

Posting Terkait