SINTANG, SKR.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang menegaskan komitmennya dalam menghadapi situasi darurat, khususnya dalam penanganan para pengungsi akibat bencana. Kepala Dinsos Kabupaten Sintang, Ulidal Muhtar, menyampaikan bahwa penanganan pengungsi merupakan salah satu tanggung jawab utama yang diemban instansinya.
Menurut Ulidal, tugas tersebut mencakup penyediaan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi, seperti makanan, pakaian, obat-obatan, serta layanan dukungan psikososial. Penanganan ini berlaku untuk berbagai jenis bencana, baik bencana alam seperti banjir dan kebakaran, maupun bencana non-alam seperti konflik sosial atau kerusuhan.
“Dinas Sosial Kabupaten Sintang memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para pengungsi,” ungkap Ulidal Muhtar dalam pernyataannya, Rabu (21/5/2025). “Kami berkomitmen memberikan bantuan secara cepat, tepat, dan menyeluruh kepada warga terdampak.”
Ia menambahkan, dalam setiap proses penanggulangan bencana, Dinsos Sintang selalu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efektivitas penanganan, mulai dari proses evakuasi, pendirian posko, hingga distribusi bantuan secara merata dan tepat sasaran.
“Kami tidak bekerja sendiri,” jelas Ulidal. “Kerja sama dengan BPBD sangat penting agar bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di masa-masa awal pasca bencana.”
Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, Dinsos Sintang juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Ulidal mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan tanggap terhadap situasi bencana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif mengikuti program edukasi dan pelatihan mitigasi bencana yang diselenggarakan pemerintah.
“Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana,” ujar Ulidal. “Dengan kesiapsiagaan yang baik, kita dapat meminimalkan risiko kerugian dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.”
Sebagai penutup, Dinsos Sintang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas internal, memperbarui sistem respons darurat, serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa layanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak dapat diberikan secara optimal, cepat, dan profesional.
(Rilis Kominfo)
