DWP dan GOPTKI Pelopor Mencetak Generasi Berkualitas

559

MELAWI, SKR.COM – Pemkab Melawi, melalui DPC Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak – kanak (TK) Indonesia (DPC GOPTKI) Melawi, bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Melawi menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Pendidik TK dan PAUD se-Kabupaten Melawi, kemarin di aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Melawi.

Peserta kegiatan yang ditargetkan pihak panitia hanya untuk 100 orang, namun dihari pertama pelaksanaan Diklat, peserta yang hadir pun melebihi target, hingga mencapai 110 orang. Selama kegiatan Diklat, peserta pendidik TK dan PAUD ini mendapatkan materi dari para nara sumber antara lain meliputi konsep dasar anak usia dini, menyusun peranan pembelajaran, memahami perkembangan anak serta kesehatan dan gizi.

Ketua DPC GOPTKI Melawi, sekaligus Ketua DWP Melawi, Ny. Yuliana Kusgianti Ivo mengatakan, tujuan diselenggarakan Diklat untuk meningkatkan wawasan, memantapkan kompetensi dan profesionalisme para pendidik anak usia dini. Kusgianti berharap, melalui Diklat peserta memperoleh hasil yang baik dan dapat memiliki tambahan wawasan pembelajaran yang lebih luas.

Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono, yang membuka kegiatan itu mendukung dan mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan Diklat ini. Menurut Ivo, selain memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan, juga bisa semakin memacu peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Dikesempatan itu Ivo mengingatkan dengan perkembangan teknologi dan informasi komunikasi saat ini semakin canggih, tenaga pendidik juga harus mampu mengikuti perubahan tersebut secara positif. Dikatakan Ivo, lembaga pendidikan anak usia dini dalam mendidik dan mengasuh anak memerlukan pendidik dan pengasuh yang handal dan professional.

“Kondisi saat ini tenaga pendidik dan pengasuh yang ada masih beragam. Oleh sebab itu kualitas pendidik perlu ditingkatkan agar pelayanan anak usia dini, baik pada aspek pendidikan, kesehatan maupun gizinya dapat ditingkatkan dan berkualitas. Oleh karena itu, berbagai upaya peningkatan kualitas pendidik harus dilakukan, diantaranya melalui Diklat,” ujar Ivo.

Yang sangat penting kata Ivo, pola pendidikan pada anak TK dan anak usia dini yang edukatif sangat diperlukan. Hal tersebut diterapkan supaya anak dapat menerima apa yang diajarkan secara menyenangkan dan tidak jenuh.

“GOPTKI dan DWP memiliki peran penting dalam mencetak generasi berkualitas dan menanamkan aspek-aspek pendidikan kepada generasi anak di Melawi. Ditambahkan, pendidikan kepada anak usia dini tidak hanya menjadi tanggungjawab guru di sekolah, tapi juga para orangtua,” pungkasnya.(DI)