Eks Gafatar Dipulangkan, Pasokan Sayur Mulai Berkurang di Melawi

oleh
oleh

MELAWI, SKR.COM – Masuknya kelompok eks Gafatar di Melawi selama beberapa bulan belakangan ini sebetulnya sudah memberikan efek baik, dibidang holtikultura dan tanaman pangan. Hal tersebut disampaikan seorang  pedagang sayur keliling, Zul Fikri.

Ketika kelompok eks Gafatar berada di Melawi, pasokan sayur yang dihasilkan dari Ella cukup banyak dipasaran, bahkan dengan harga relative murah. Namun ketika mereka dipulangkan, pasokan sayur mulai berkurang.

“Pasokan dipasaran itu dari kelompok pertanian di Ella. Namun ketika kelompok eks Gafatar ini dipulangkan, harga sayur naik dan pasokannya pun berkurang,” kata Zul ketika ditemui disela-sela kesibukannya berdagang keliling. Rabu (27/1).

Lebih lanjut Zul mengatakan, sayur yang dihasilkan para kelompok eks Gafatar yang berada di Ella seperti Sawi, Kangkung, Timun dan Pare. “Sayurnya segar-segar, buah timun dan parenya juga besar-besar, mungkin karena pe ngetahuan mereka bertaani cukup bagus, apalagi tanpa pupuk kimia,” ungkapnya.

Sistim pertanian terpadu yang dilakukan para kelompok eks Gafatar di Kecamatan Ella Hilir, cukup memberikan pelajaran bagi masyarakat Melawi, bahwa pada intinya semua tanaman bisa tumbuh subur diberbagai jenis tanah, namun tergantung dari pada sistim pengolahannya lagi.

“Sisitim pertaniannya perlu kita ikuti. Sebelum ditanam, tanah yang mereka cangkul, tidak lansung ditanam, namun diolah lagi, dan dicangkul berulang-ulang kali sampai zat asam dalam tanah berkurang, kemudian barulah mereka tanah. Itu hanya menggunakan tumbuhan yang dibakar saja  sebagai pupuknya,” katanya. (Irawan)