SINTANG, SKR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menekankan peran penting generasi muda dalam memajukan kerajinan lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, di era digital dan kemajuan teknologi saat ini, generasi muda memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan karya-karya masyarakat ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kerajinan lokal bukan hanya simbol budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dengan teknologi digital, kita bisa membawa produk ini ke pasar yang lebih besar, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Juni, Kamis (21/11/2025).
Juni menjelaskan bahwa media sosial, e-commerce, dan berbagai platform digital lainnya menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran. Generasi muda dapat memanfaatkan Instagram, TikTok, Facebook, serta marketplace seperti Tokopedia dan Shopee untuk menampilkan kualitas dan keunikan produk kerajinan Sintang. Dengan strategi promosi yang tepat, kerajinan lokal dapat bersaing di pasar global dan dikenal lebih luas.
Selain itu, Juni juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan berupa pelatihan digital marketing, workshop e-commerce, dan pendampingan bagi para pengrajin lokal. Menurutnya, kolaborasi antara pengrajin, generasi muda, dan pemerintah akan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat. “Tidak cukup hanya memproduksi kerajinan, tetapi kita juga harus memastikan produk tersebut dikenal dan diminati pasar,” tambahnya.
Kerajinan lokal Sintang sendiri sangat beragam, mulai dari tenun tradisional, ukiran kayu, anyaman, hingga produk olahan kreatif lainnya. Setiap produk memiliki nilai budaya dan keunikan tersendiri. Dengan dukungan teknologi digital, potensi kerajinan ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Juni berharap, dengan optimalisasi peran generasi muda dalam memasarkan kerajinan lokal secara digital, kesadaran masyarakat terhadap nilai seni dan budaya akan semakin meningkat. Hal ini juga akan mendorong lahirnya inovasi baru dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Sintang.
“Generasi muda adalah kunci untuk membawa kerajinan lokal kita dikenal dunia. Kita harus mendukung mereka agar kreativitas dan teknologi bisa berjalan seiring untuk memajukan ekonomi lokal sekaligus melestarikan budaya,” pungkasnya.
