GOW Sosialisasikan Pos Bindu PTM dan Latih Keterampilan Perempuan

oleh
oleh

 MELAWI, SKR.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2017, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) melakukan sosialisasi tentang Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pos Bindu PTM), sosialisasi tentang 1000 hari kehidupan dari sejak ibu mengandung sampai melahirkan. Selain itu pulaGOW juga memberikan pelatihan keterampilan kepribadian, tutorial make up, berkomunikasi dan penyampaian materi tentang Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK).

Kegiatan tersebut dilaksanakan GOW dengan berkeliling ke 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Melawi. Dimana dalam rangkaian kegiatan itu, nantinya GOW akan membuka Pos Bindu, untuk mengecek penyakit tidak menular yang dibuka secara gratis untuk siapa saja pada 17 sampai dengan 19 April.

Ketua GOW Melawi, Raisya Sarbina Dadi, SE mengatakan, kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan di 11 Kecamatan, diawali kegiatan di wilayah Pemerintahan Kecamatan Nanga Pinoh yang nya dipusatkan di aula Kantor Camat Nanga Pinoh (12/4) dan dilanjutkan ke Kecamatan Sayan pada Kamis (13/4). Pada kegiatan itu pemateri dari ibu-ibu lingkungan GOW Melawi.

“Ini merupakan inisiatif berbagai organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Melawi, sehingga dapat membawa dan memberi warna tersendiri, serta menambah kemeriahan peringatan Hari Kartini ditahun ini,” ungkapnya saat menghubungi, Kamis (13/4).

Lebih lanjut, Raisya yang juga sebagai pemateri menyampaikan mengenai kepribadian yang baik menarik dan anggun, dimana banyak sekali permasalahan rumah tangga yang dihadapi perempuan-perempuan khususnya di Melawi.

Dengan pemberian materi ini tentunya dapat memotivasi wanita-wanita yang ada di Melawi agar menjadi lebih baik lagi dan disenangi banyak orang, sehingga tidak ada ada lagi wanita Melawi yang berfikiran negatif terhadap sesama.

“Dan dengan kepribadian yang baik wanita Melawi bisa berfikir tenang terhadap permasalahan hidupnya, dan dapat menata hidupnya dengan terencana dan memiliki pemikiran yang positif terhadap segala sesuatu,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Raisya berpesan kepada ibu-ibu Melawi, bahwa seorang wanita yang profesional bukanlah harus terus menerus berkarya diluar rumah, tetapi juga harus sesuai dengan kodratnya yakni ikut berperan dalam mendidik masyarakat dan jangan sampai setelah ibu bekerja keras dan memberi pelajaran terhadap orang lain, tetapi justru melupakan anak dan keluarganya sendiri.

Wanita murah senyum ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Melawi yang telah memberikan pembinaan serta mendukung terselenggaranya kegiatan GOW selama ini. Serta apresiasi atas kejasama yang baik yang ditunjukkan oleh semua pihak. (edi)