www.suarakapuasraya.com

Terdepan dalam Informasi

Jelang Ramadhan Dewan Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok

Jelang Ramadhan Dewan Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin didamingiWakil Ketua DPRD, Kluisen dan Iif Usfayadi ketika Mininjau Pasar

MELAWI, SKR.COM – Menjelang bulan suci rmadhan 1438 Hijriyah tahun 2017, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Melawi melakukan pemantauan lansung ke pasar-pasar Nanga Pinoh, Senin (15/5).

Peninjauan yang dipimpin lansung Ketua DPRD, Abang Tajudin, dan didampingi Wakil Ketua DPRD, Kluisen dan Iif Usfayadi, serta anggota lainnya itu, dilaksanakan dengan tujuan mengetahui bahan pokok apa saja yang mengalami kenaikan dan untuk mengetahui secara lansung stok bahan pokok.

Ketua DPRD Melawi, Abang tajudin, mengatakan, pemantauan yang kami lakukan bertujuan untuk mendengarkan keuhan masyarakat terhadap bahan pokok sat menjelang ramdhan ini. ternyata dari harga-harga bahan-bahan pokok, hanya bawang merah dan putih yang seperti mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

“Bawang putih yang sepertinya sedikit langka, harganya berkisar Rp. 70 sampai 76 per kilogramnya. Sementara untuk harga daging masih tinggi, dimana harga daging local saja masih Rp. 150 per kilogramnya. Sementara untuk daging beku yang diimpor, berkisaran Rp. 130 perkilogramnya,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal itu, Tajudin meminta kepada tim atau instansi terkait, untuk melakukan penertiban. Sehingga kendala-kendala aatau kenaikan harga barang ataupun stok barang menjelang ramdhan ini bisa dikontrol hingga tidak mengalami kenaikan dan stok aman.

“Kalau untuk harga baahan pokok lainnya sih masih dinilai normal dan stoknya pun aman. Namun begitu, harus tetap dikontrol dan diawasi. Jangan sampai harga sudah ditetapkan, namun kenaikan di yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu memanfaatkan bulan puasa ini masih terjadi,” paparnya.

Terkait keluhan terhadap kebutuhan daging sapi yang ada di Melawi sangat tinggi dan di Melawi masih minim penyediaan dagingnya, Tajudin mengatakan, memang diakui bahwa Melawi memang masih belum balance antara peneuhan kebutuhan dengan ketersediaan.

“Namun kedepannya kita brharap ada sebuah peternakan yang memang bisa menghasilkan ternak-tenak untuk pemenuhan kebuthan di Melawi ini. terutama ketika menjelang hari-hari besar seperti bulan ramadhan ini,” ucapnya. (Edi)

No Responses

Comments are closed.