SINTANG – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kusnidar, mengikuti Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla Provinsi Kalimantan Barat yang digelar bersama unsur pemerintah pusat dan daerah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menkopolkam selaku inspektur apel, sementara Rapat Koordinasi Karhutla dipimpin oleh Menteri Kehutanan. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup, Kepala BMKG, Kepala BNPB, serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
Kusnidar mengatakan keikutsertaan BPBD Sintang dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah rawan saat musim kemarau.
“Apel dan rakor ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan serta penanganan karhutla,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat akan menjadi pedoman penting bagi daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk penguatan deteksi dini, patroli lapangan, serta edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sangat diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi.
“BPBD Sintang siap menindaklanjuti setiap arahan yang disampaikan, terutama dalam memperkuat upaya pencegahan di wilayah yang memiliki potensi karhutla,” tegas Kusnidar.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan seluruh daerah dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
