www.suarakapuasraya.com

Terdepan dalam Informasi

Komisi A DPRD Sintang Sidak Bangunan Hotel

Komisi A DPRD Sintang Sidak Bangunan Hotel

SINTANG, SKR.COM – Menindaklanjuti jawaban bupati Sintang pada pandangan umum Fraksi di DPRD Sintang tentang perijinan investasi berupa Hotel dan tempat hiburan  di sepanjang jalan Lintas Melawi  Kelurahan Ladang, Komisi A DPRD Sintang meninjau sejumlah pembangunan Hotel di Jalan Lintas Melawi, pada Kamis (21/1/2016).

 Komisi A Melihat Sungai Keriung di Dampingi Lurah

Komisi A Melihat Sungai Keriung di Dampingi Lurah

Menurut Ketua Komisi A DPRD Sintang Syahroni yang didampingi Sekretaris Komisi A Agustinus dan anggotanya Ghulam Raziq, pada jawaban bupati dalam PU Fraksi di DPRD Sintang beberapa waktu yang lalu,  perijinan investasi berupa Hotel dan tempat hiburan  itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlalu.

Tetapi laporan dari masyarakat serta hasil pantauan kami dilapangan, tentu hal ini perlu di tinjau ulang kembali.
“Ada beberapa hal yang perlu di tinjau, salah satunya keberadaan Hotel  yang dibangun di bantaran sungai Keriung” jelas Syahroni.

Lanjut Syahroni akibat bantaran sungai Keriung di bangun mengakibatkan sejumlah RT   Kelurahan Ladang menjadi banjir pada misim hujan. Oleh sebab itu, perlu di tinjau kembali, pinta Politisi PKB ini.

Roni berharap kepada SKPD yang mengeuarkan ijin maupun tentang pengawasan, tidak mudah untuk mengeluarkan ijinnya, itu harus di sertai pengawasan, harap Syahroni.

Sungai Keriung yang di tutup pengembang bangunan

Sungai Keriung yang di tutup pengembang bangunan

Terkait dengan adanya temuan dilapangan Syahroni bersama anggota Komisi A akan melakukan rapat kerja dengan SKPD untuk menindaklanjuti temuan tersebut, terang Syahroni.

Sementara itu Lurah Ladang, H. Safarudin mengatakan  pihaknya tidak melarang investasi yang mau masuk ke wilayahnya, asalkan persyaratan maupun aturan-aturan yang berlaku harus di penuhi.

“Persyaratan itu penting, manakala ada pemeriksaan dari pihak yang terkait, kita dapat menunjukan bukti-buktinya” jelasnya.

Selain itu menurut Safarudin, pihaknya pernah berkoordinasi dengan pihak pengembang agar dapat memperhatikan lingkungan yang sudah tertata di kelurahan Ladang ini.

Namun  setelah kita cek kelapangan berbeda, sungai Keriung yang dulu lebarnya mencapai 7-8 meter sekarang hanya mencapai 1meter saja , terangnya.

Safarudin berharap, kepada pihak pengembang hotel, kiranya dapat memperhatikan kesepakatan maupun aturan-aturan yang berlaku, harapnya.

 Komisi A Melihat Sungai Keriung di Dampingi Lurah

Komisi A Melihat Sungai Keriung di Dampingi Lurah

Akhun, salah satu pengembang Hotel My Home  mengatakan pihaknya sudah melengkapi persyaratan untuk mendirikan bangunan hotel tersebut.

“Persyaratan untuk mendirikan Hotel ini sudah kita lengkapi semua, terkait dengann penyempitan sungai Keriung akan kita lebarkan kembali”.

Lanjut Akhun, penyempitan sungai Keriung diakibatkan ada bangunan yang roboh sehingga, sungai menjadi dangkal dan sempit.

“Dalam waktu dekan akan kita keruk kembali bagunan yang roboh itu, agar aliran sungai Keriung tetap lancar”, ungkap Akhun. (DD)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan