MELAWI, SKR.COM – Sesuai dengan yang dinginkan keluarga ibu korban, pihak Polres akhirnya melakukan pendampingan terhadap Windri, ibu dari dua korban Mutilasi yang dilakukan ayah kandungnya, Brigadir Petrus Bakus. Tenaga pendamping sendiri di didatangkan pihak Polres Melawi dari Mab es Polri.
“Ini yang kita inginkan ada kepedulian dari Polres terhadap ibu korban, ada pendampingan yang dilakukan oleh pihak Polres. Hari ini sudah direalisasi pihaak Polres,” kata Budi, Suami dari Kakaknya, Windri, Minggu (28/2).
Tenaga Psikiater untuk meendapingi Windri datang bersama Kapolres Melawi, menggunakan sampan, karena rumah tempat ibu korban tinggal saat ini berada dilokasi banjir, di Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh.
Dihari ketiga pasca kejadian ini, Kata Budi, kondisi Windri sudah mulai membaik. Namun menyanyikan lagu anak-anak ketika mau tidur malam.
“Makan sudah mau, bicarapun sudah mau. Cuma nyanyi-nyanyi ketika mau tidur malam itu masih,” kata Budi.
Sebelumnya, kata Budi, kondisi Windri pasca kejadian, tidak mau bicara, tidak mau makan dan selalu menyanyikan lagu pelangi-pelangi.
“Bahkan sampai dibawa ke rumah saudaranya kondisi dia masih begitu. Sebelum ada pendapingan dari pihak psikiater, kami yang mendapingi Windri,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kapolres Melawi, AKBP Cornelis MS mengatakan, pendampingan yang dilakukan terhadap ibu korban merupakan bagian dari tanggung jawab Polres Melawi, sebab korban merupakan anak dari Anggota Polres.
“Pendampingan ini juga kita lakukan kepada pelaku yang kondisinya juga belum normal. Pendampingan ini sesuai kebutuhan, artinya kalau sudah tidak dibutuhkan pendampingan tidak didampingi lagi,” katanya. (Irawan)
