www.suarakapuasraya.com

Terdepan dalam Informasi

Masyarakat Minta Pemkab Melawi perbaiki Jalan Teluk Batu Rusak Parah

Masyarakat Minta Pemkab Melawi perbaiki Jalan Teluk Batu Rusak Parah

MELAWI, SKR.COM – Kerusakan jalan akses menuju ke desa-desa di pedalaman Kabupaten Melawi masih cukup banyak. Bahkan di Kecamtan Nanga Pinoh sebagai kecamatan dalam kota juga masih ada. Seperti akses jalan menuju ke Desa Teluk Batu, Kecamatan Nanga Pinoh.

Kondisi jalan akses menuju ke desa tersebut sangat memprihatinkan, sehingga menyulitkan masyarakat bahkan guru PNS yang berangkat mengajar dari Nanga Pinoh ke Desa Teluk batu.

Seperti yang disampaikan Ratih Ningsih, seorang Guru SDN 24 Desa Teluk Batu. Terdapat 8 titik kerusakan yang sangat parah, di jalan menu ke desa Teluk Batu. Kubangan dan lumpur pun menjadi penghias jalan itu, semakin menyulitkan masyarakat apabila melaluinya, terlbih ketika musim hujan.

“Jalannya masih tanah kuning. Akses jalan tersebut masuk lewat jalan Desa Tanjung Sari (KKLK) BM 0. Jika musim kemarau mungkin sedikit lebih enaklah melalui jalan itu, dan paling hanya setengah jam saja. namun dimusim  penghujan saat ini, kerusakan semakin parah, kubangan semakin dalam. Terlbih ketika cuaca hujan, kami merasa kesulitan sekali, apalagi melewati tanjakan, motor harus kami dorong, dan memakan waktu berjam-jam menuju ke Desa Teluk Batu,” ungkapnya ketika menghubungi Koran ini, kemarin.

Ratih mengatakan, memang selain jalan tersebut juga masih ada jalan Sirtu untuk menuju ke Desa Teluk Batu. Namun kondisi jalan Sirtu yang juga masih tanah kuning, juga sangat sulit dilalui. “Lewat jalan Sirtu depan rumah Pak Panji itu bisa juga, tapi ada jalan yang rusak parah hingga tidak bisa dilalui, sehingga kami memilih lewat jalan KKLK,” katanya.

Kerusakan tersebut juga mempersulit guru untuk turun mengajar apabila cuaca hujan. Namun para oemar bakri tersebut tetap berusaha datang, mengingat banyak murid yang sudah menanti pelajaran dari guru-guru. “Kalau hujan kami harus tetap datang. Mau tinggal disana rumah guru juga tidak ada, hanya rumah swadaya masyarakat,” ucapnya.

Ratih berharap, dengan adanya Bupati dan Wakil Bupati yang baru, perhatian terhadap akses menuju ke desa-desa segera ditingkatkan. Seperti visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, yakni membangun dimulai dari desa. (Irawan)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan