Masyarakat Sungai Pinoh Tuntut Pemerataan Pembangunan ke DPRD

Anggota DPRD ketika menerima audensi masyarakat Sungai Pinoh yang menamai kelompoknya pemerhati pembangunan Sungai Pinoh, di ruang rapat DPRD Melawi

MELAWI, SKR.COM – Pembahasan Raperda Pinjaman Daerah serta Multiyears seperti menjadi momentum masyarakat mengusulkan pembangunan jembatan di daerahnya masing-masing. Setelah sebelumnya masyarakat yang menamai aksinya Aksi 288 meminta DPRD menyetujui pinjaman daerah agar tiga jembatan rangka baja dibangun, kini giliran aksi Masyarakat Sungai Pinoh yang ikut mendorong agar jembatan Sokan masuk dalam rencana pembangunan yang didanai dari pinjaman daerah tersebut.

“Kami meminta agar ada keadilan dan pemerataan terkait pembangunan jembatan yang memang sama-sama dibutuhkan oleh masyarakat. Utamanya pembangunan jembatan gantung kecamatan Sokan yang terputus akibat banjir bandang tahun lalu,” kata juru bicara Masyarakat Pemerhati Pembangunan Sungai Pinoh, Abang Sunardi dalam pertemuan dengan DPRD Melawi, Selasa sore (29/8).

Bersama puluhan masyarakat dari wilayah kecamatan Pinoh Selatan, Sayan, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat dan Sokan, Sunardi menegaskan agar pembangunan jembatan serta sejumlah jalan poros seperti ruas jalan Telaga Raya-Keluing Taja serta jalan antar kecamatan Tanah Pinoh-Tanah Pinoh Barat segera direalisasikan pada 2017 ini.

“Karena jalan dan jembatan ini menjadi urat nadi bagi masyarakat di hulu Sungai Pinoh. Selain tentunya pembangunan jembatan rangka baja. Kami juga ingin menikmati pembangunan seperti yang dirasakan masyarakat Melawi lainnya,” katanya.

Sunardi juga menuntut agar aspirasi masyarakat ini bisa segera direalisasikan oleh Bupati Melawi dan DPRD. Menurutnya, bila tak direalisasikan, dirinya siap melakukan aksi penggalangan massa hingga infrastruktur dasar tersebut terpenuhi. Aksi-aksi masyarakat ditengah pembahasan disetujui atau tidaknya pinjaman daerah memang ironi mengingat begitu banyaknya infrastruktur seperti jembatan yang tak tuntas pembangunannya.

Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin, mengatakan DPRD akan menampung aspirasi masyarakat dan meneruskannya ke fraksi-fraksi terkait usulan masyarakat tersebut. “Proses pinjaman daerah sudah dalam tahapan rapat paripurna. Rabu ini sudah pendapat akhir fraksi dan nanti kita dengar bersama bagaimana tanggapan fraksi nantinya,” katanya. (Edi)

Posting Terkait