Masyarakat Tionghua Pasang Hiasan Pohon Sakura

SEKADAU, SKR.COM – -Perayaan tahun baru Imlek identik dengan beragam ornamen atau hiasan. Salah satu ornamen yang tak dapat lepas dalam perayaan Imlek adalah miniatur pohon sakura.

Ornamen ini dibuat dengan menggunakan dahan kayu yang memiliki banyak cabang. Dahan tersebut kemudian dicat dengan warna merah dan ditaburi bubuk gabus hingga menyerupai pohon sakura sungguhan yang sedang diselimuti salju.

Setelah dipasangi bunga yang terbuat dari plastik, pohon sakura mini dilengkapi dengan hiasan berupa aneka gantungan serta kertas angpao. Biasanya, kertas angpao ini akan diisi dengan uang dan dibiarkan tergantung di pohon sakura.

Liu Lu Nie, salah satu warga Tionghua diSekadau mengatakan, pohon sakura memang tak terpisahkan dari perayaan Imlek. “Saya biasanya pesan sama orang. Harganya bervariasi tergantung ukuran dan modelnya,” ujar Lu Nie kepada media ini, (1/2).

Mamat, salah seorang pembuat pohon sakura menuturkan, pesanan replika pohon sakura yang datang padanya cukup banyak. “Biasanya yang pesan tetangga sekitar saja,” tutur Mamat.

Untuk membuat satu pohon sakura, dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Prosesnya pun cukup sederhana. Mamat hanya mengeluarkan uang untuk membeli cat. Sedangkan bahan lainnya diambil dari alam.

“Lumayan lah bang untuk nambah ongkos dapur,” ucap Mamat. (Benny)

Posting Terkait