MELAWI, SKR.COM – Fraksi PAN DPRD Melawi meminta bupati mengevaluasi beberapa target PAD yang tak pernah mencapai target. Hal tersebut disampaikan Joni Yusman selaku juru bicara PAN saat paripurna penyampaian pandangan umum (PU) di ruang sidang paripurna, kemarin.
Menurutnya, target PAD pada APBD 2015 sebesar Rp 50 miliar hanya tercapai Rp 29 miliar Ini menunjukkan bahwa Pemda belum terlalu konsen pada target yang dibuat. Kami menilai kinerja pemerintah belum optimal dalam hal pendapatan daerah.
Joni menilai rendahnya realisasi PAD yang masih dibawah 60 persen ini ikut mempengaruhi nilai realisasi anggaran pendapatan daerah. “Apalagi pada APBD 2015 juga diketahui banyak perencanaan yang belum dilakukan dengan baik dan terukur,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Melawi, Panji, menilai banyak variabel yang menyebabkan PAD tidak tercapai. Maka kedepan, dirinya berharap penetapan PAD dengan tolak ukur yang rasional sehingga tidak bermimpi tentang belanja daerah, namun ketersedian sumber dana kita tidak diperhitungkan dengan baik.
“Saya nilai apa yang disampaikan dewan kedepan menjadi dukungan bagi pemerintah, untuk menetapkan rasionalitas PAD. Kalau terjadi pengurangan target terlalu jauh, kita sudah pasti defisit,” ungkap Panji, ditemui sejumlah wartawan usai paripurna DPRD.
Untuk mendongkrak pencapaian PAD, menurut Panji memang bukan hal yang mudah. Tapi untuk merasionalkan target pendapatan, meningkatkan PAD memang diperlukan karena bila Melawi ingin mandiri, sumber pendapatan daerah harus diciptakan.
“Misalnya dari sisi pariwisata, mungkin dari retribusi daerah, pajak yang ada kontribusi pada daerah. Kita tata regulasinya, kita inventarisir sumber daya yang bisa diatur. Dari jasa pemerintah baru kita bisa dapat PAD. Kalau ada jasa pemerintah baru bisa kita pungut,” tandas Panji. (Irawan)
