Meski Dilantik, Proses Hukum Kades Tetap Berjalan

Kapolres Melawi AKBP Oki Waskito

MELAWI, SKR.COM – Pemerinatah Kabupaten Melawi dalam hal ini, Bupati, telah melantik 50 Kepala desa (Kades) terpilih dalam Pilkades serentak 2016. Namun di beberapa desa yang terkait persoalan hukum masih tetap berjalan. Seperti yang disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Melawi.

Ia mengakui memang ada beberapa persoalan saat pelaksanaan Pilkades. Diantara terkait persoalan ijazah Kades terpilih. Namun tahapan Pilkades tetap berlansung dan juga sudah melakukan pelantikan terhadap Kades terpilih, sehingga dengan begitu persoalan yang tidak terkait hukum sudah selesai.

“Kalau untuk yang proses hukum itu tetap dijalankan dan itu penanganannya sudah diserahkan ke Polres. Untuk yang terkait hukum ini ada dua desa, terkait dugaan ijazah palsu.  Yang mana laporannya sudah disampaikan pihak pelapor ke Polres Melawi,” katanya saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Jum’at (30/12).

Lebih lanjut Junaidi mengatakan, dua desa yang terkait persoalan hukum tersebut yakni Desa Tembawang Panjang dan Desa Landau Sadak. Keduanya sudah dilantik, hal itu karena persolan yang ada berkait hukum. “Jadi jika memang nanti ditetapkan sebagai tersangka, maka Bupati yang ambil keputusan untuk menon aktifkan. Kalau masih sebatas laporan inikan, artinya masih dugaan,” ucapnya.

Terpisah, Kapolres Melawi, AKBP Oki Waskito saat ditemui usai pelantikan kemarin mengatakan, memang sudah ada laporan yang masuk ke Polres Melawi tentang dugaan ijazah palsu Kades terpilih. “Meskipun sudah dilantik, proses hukumnya tetap berjalan. Jadi kalau ada masalah hukum pada persoalan Pilkades, maka silahlan lapor ke Polres,” pungkasnya. (Irawan)

Posting Terkait