Pemkab Melawi Siap Lelang Jabatan Eselon II

839 views

MELAWI, SKR.COM – Lelang dan mutasi jabatan di lingkup Pemkab Melawi yang sejatinya akan dilaksanakan di tahun 2018 ditunda pelaksanaannya. Bupati Melawi, Panji mengatakan tidak bisa dilaksanakannya lelang jabatan dan mutasi jabatan dikarenakan dengan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah setempat.

Ia mengatakan, lelang dan mutasi jabatan ini pun dipastikan akan dikakukan pada Bulan Januari 2019 mendatang, mengingat kalau lelang dan mutasi dilakukan terlalu jauh akan sulit mengendalikan rencana kerja atau program kerja masing-masing instansi.

“Lelang dan pergeseran jabatan ini akan dilakukan terbuka dan jujur tanpa melihat faktor lain dari pejabat yang akan dilelang maupun digeser. Karena bukan sesuatu yang rahasia dan aneh, maka sesuai dengan masa kerja PNS sudah lebih dua tahun dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, perlu dilakukan memutar kursi jabatan. Saya berharap, dengan adanya lelang dan mutasi kedepan, adanya peningkatan kinerja di masing-masing instansi, sehingga roda birokrasi pemerintahan berjalan semakin baik untuk melayani masyarakat,” ungkapnya belum lama ini usai menghadiri paripurna hari jadi Melawi.

Bupati menjelaskan, untuk lelang jabatan pada Eselon II sebanyak lima orang yang ditinggalkan karena memasuki masa pensiun di beberapa instansi lingkup Pemkab Melawi hingga hari ini masih kosong dan sementara di isi pejabat pelaksana tugas yang tidak memiliki kewenangan penuh. Selain lelang jabatan di Bulan Januari 2019 mendatang, juga akan dilakukan pergeseran jabatan pada Eselon III dan IV. “Sudah saya panggil Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Melawi untuk mempersiapkan itu semuanya,” ujarnya.

Panji mengatakan, jika seluruh proses tersebut sudah selesai dilakukan BKPSDM, maka lelang dan mutasi jabatan ini akan segera dilakukan. “Ya, saya akan lelang jabatan Eselon II dan mutasi jabatan pada Eselon III dan IV paling tidak Bulan Januari 2019 mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen, berharap nantinya yang menduduki posisi jabatan baru adalah mereka yang lolos melalui tes kompetensi sesuai dengan bidang ilmu dan keahlian masing-masing pejabat, tanpa ada intervensi dari siapa pun untuk meloloskan. Begitu pula terkait rencana mutasi jabatan Eselon III dan IV nantinya, juga harus benar-benar dikaji untuk menduduki jabatan baru sesuai dengan bidang study dan keahlian yang dimiliki.

“Jadi asal menduduki jabatan, pada akhirnya tidak mampu mengendalikan jabatan yang diamanahkan, membuat pelayanan di instansi itu akan jalan ditempat tanpa ada perubahan. Kemudian lelang jabatan dan mutasi ini kita harap dijalankan karena kebutuhan untuk memperbaiki jalannya roda birokrasi pemerintah, tidak ada kong kali kong, mengingat tahun 2019 adalah tahun politik. Sehingga Melawi bisa lebih baik dan maju kedepan,” pungkasnya. (SKR)

Posting Terkait