Pemkab Sintang Gelar Silahturahmi Kebangsaan

241
Silahturahmi Kebangsaan

SINTANG, SKR.COM – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang menggelar silaturahmi kebangsaan  di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sintang, Senin (15/05/2017).

Kegiatan yang bertema ‘Mempererat Kebersamaan dalam Keberagamaan untuk Kabupaten Sintang yang Tertib, Aman dan Damai’ ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Jarot-Askiman, Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Instansi Vertikal, Forkompinda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang Budiharto menerangkan tujuan dilaksankan silaturahmi kebangsaan ini sebagai wadah diskusi guna menyisikapi isu yang berkembang di masyarakat yang bisa saja berpotensi rusak persatuan dan kesatuan.

“silaturahmi ini bertujuan mempererat rasa kebangsaan dan perkokoh rasa kesatuan dan persatuan. Serta wujudkan situasi dan kondisi Kabupaten Sintang yang aman dan damai,” pungkasnya.

Sementara Bupati Sintang Jarot Winarno mengapresiasi kehadiran seluruh tamu undangan. Kehadiran tersebut menurutnya sebagai bentuk kepedulian dan perhatian serius semua pihak untuk bersama-sama konsentrasi terhadap keutuhan NKRI.

“Kabupaten Sintang didiami oleh masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Keberagaman ini hendaknya memperkaya kita, dan kita semua patut bersyukur diberikan Tuhan semangat untuk bersatu.” kata Jarot.

Bupati berharap situasi yang aman dan damai ini terus dijaga kelangsungannya. Walau tantangan terus berdatangan sebagai ujian bagi NKRI.

“mari kita bersama-sama jaga keutuhan NKRI, kedamaian adalah modal kita membangun bangsa dan daerah ini,” ucap Bupati.

Sementara Wakil Bupati Sintang Askiman menerangkan di Kabupaten Sintang, selama ini tidak pernah terjadi pertentangan antar budaya, suku bangsa dan agama. Situasi ini harus terus dipelihara

“Perlu ditegaskan Sintang dan Kalbar tetap bersatu. Kehadiran kita di sini duduk bersama sebagai upaya membangun negeri. Kendati Sintang majemuk, Sintang tidak bisa dikoyak rasa persatuannya,” pungkas Askiman. (Tim)