Perhitungan Sementara, Pasangan PADI Unggul

MELAWI, SKR.COM Berdarkan hasil perhitungan cepat di website www.pilkada2015kpu.go.id//melawikab pasangan nomor urut satu unggul.

Data pukul 15.39 nomor urut satu Panji   – Dadi memperoleh suara sebanyak 67.972 suara atau 55,82 persen.  Sedangkan nomor urut dua, Firman Muntaco – John Murkanto   mendapatkan suara sebanyak 53.804 suara atau 44, 18 persen. Dari 474 TPS yang telah masuk, sisa TPS yang belum masiuk sebanyak  44 TPS. Dengan suara sah sebanyak 121.797. Suara tidak sah 2804.

Ketua KPU Melawi, Julita, SH mengatakan, kami belum bisa memberikan keterangan soal perolehan sementara. Jika memang mau melihat hasil perolehan sementara bisa lihat di website pilkada KPU. Disitu update perolehan suara sesuai dengan C1.

“C1 yang belum masuk kekita  dua kecamatan yaitu Kecamatan Ella Hilir itu ada 8 desa yakni, Jabai, Penyuguk, Lengkong Nyadom, Sungai Labuk, Nanga Nuak, Kerangan Kora, Kempangai, dan Perembang Nyuruh. Sementara di Kecamatan Menukung yakni Desa Mawang Mentatai dan Melona. Kami sudah menyusul untuk mengambil C1 nya,” ungkapnya ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (10/12).

Sementaara terkait perolehan uara, Julita mengatakan, untuk di tingkat kecamatan, sudah ada yang melakukan pleno.

“Pihak kecamatan yang melaksanakan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat PPK yakni, Kecamatan Pinoh Selatan, Ella Hilir, Tanah Pinoh Barat dan Nanga Pinoh. Mulai pleno di tingkat kecamatan yakni dari 10 Desember sampai 16 Desember. Pleno tingkat kabupaten tanggal 16-18 Desember,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan pasangan Drs. Panji dan Dadi Sunarya mengatakan, berdasarkan C1 yang kita terima, dan dari laporan saksi-saksi kita unggul dari pasangan nomor 2.

“Perolehan suara kita no urut 1, 55, 83 persen, dan nomor urut 2 itu memperoleh 44, 17 persen. Artinya selisih 11, 67 persen. Ini berdasarkan C1n ya, dan masih ada beberapa desa yang belum masuk,” ucapnya ditemui di kediamannya.

Sebelumnya, Panji dihadapan  pendukungnya bersyukur atas dukungan yang diberikan masyarakat, kepada tim pemenangan dan terutama kepada Tuhan atas yang terjadi ini

“Meskipun belum ada legalitas formal tapi kita sudah menang” ujarnya,

Walau begitu, panji meminta agar pendukungnya tidak berlebihan mengungkapkan kemenangan.

“Saya tekankan dan saya tegaskan kita tidak boleh beruforia berlebihan, kita hanya boleh bersyukur dalam bentuk doa. Kalau pun kita senang lakukan standart-standart saja” kata Panji.

Panji mengatakan, pasangan nomor urut 1 tetap akan mengedepankan kedamaian dan cinta kasih, sehingga mereka akan bersikap biasa saja dengan orang yang beda pilihan dengan tim pendukungnya.

“Jadi tidak perlu pamer kekuatan, dan unjuk kebolehan. Karena ini juga belum final,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Tim Koalisi pemenangan Paslon Nomor urut 2,  Iif Usfayadi  menyatakan sikap untuk menunda sementara Rapat Pleno Hasil Pilkada yang dilaksanakan di tingkat kecamatan.

Menurut Iif, berdasarkan hasil penghitungan sementara dari tim pemenangan Paslon Nomor 2 bahwa Paslon 2 mendapat suara lebih unggul dibanding Paslon 1. Akan tetapi melihat hasil yang dikeluarkan www.pilkada2015kpu.go.id//melawikab terjadi perbedaan yang cukup signifikan.

Kata Iif, Hal inilah yang menjadi alasan utama kenapa Tim Paslon 2 meminta kepada KPU untuk menunda sementara Rapat Pleno kecamatan. Tim paslon 2 kembali mengumpulkan bukti hasil penghitungan suara dari para saksi yang ada di TPS-TPS.

“Mana mungkin ada TPS yang sama sekali tidak ada suara atau kosong, dimana saksi kami?” tanya beliau. “Belum lagi ada TPS yang telah mengaku menerima uang kira-kira 10 juta dari Paslon 1 untuk memenangkannya, dan uang itu sudah mereka simpan sebagai barang bukti nantinya.” tambahnya.

Tim pemenangan paslon 2 telah solid untuk tetap mempertahankan hasil suara yang mereka dapatkan di Pilkada hari Rabu kemarin. Mereka telah menghimpun semua data secara otentik dari para saksi. Dan dalam hal menanggapi kecurangan pun mereka telah bergerak cepat mengumpulkan bukti baik secara administrasi maupun secara materi yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Pada kesempatan ini tak lupa pula tim pemenangan Paslon 2 mengucapkan ribuan terima kasih kepada para sahabat, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah menciptakan Pilkada yang damai di Kabupaten Melawi. Dan bagi para pengusung dan pendukung Paslon 2 untuk tetap tenang dan bersabar.

“Mari kita tunggu bersama hasil resminya dari KPUD Melawi melalui Rapat Pleno di Kabupaten. Tidak apa-apa terlambat, tetapi jangan sampai tonggak sejarah pertama Pilkada Serentak di Indonesia menjadi tercoreng gara-gara ada ketidakbenaran dan kecurangan dalam Pilkada Kabupaten Melawi yang kita cintai ini.” tutup Iif. (Irawan)

Posting Terkait