Transmigrasi di Lengkong Nyadom Memprihatinkan

286 views
Kepala Dusun Lengkong Nyadom, Anton

MELAWI, SKR.COM – Keberadan transmigrasi harusnya menjadi perhatian bagi pemerintah. Terutama dari segi sarana dan pra sarana yang ada. Namun yang terjadi di Melawi, khususnya untuk warga transmigrasi Desa Lengkong Nyadom, terkesan tak mendapat perhatian yang maksimal.

Kepala Dusun Lengkong Nyadom, Anton mengatakan, seharusnya yang namanya transmigrasi dari segi sarana dan pra sarana terpenuhi. Namun yang terjadi terhadap warga transmigrasi di Lengkong Nyadom, sangat memprihatinkan.

“Kita lihat saja dari segi transportasi menuju ke Desa Lengkong Nyadom, yang pastinya masih sangat memprihatinkan. Kondisi jalan yang rusak parah menjadi penghambat paling utama roda perekonomian masyarakat,” katanya belum lama ini.

Selain itu, lanjutnya, penyelesaian terhadap permasalahan yang ada di transmigrasi terkesan tidak maksimal, sehingga persoalan tapal bataspun serta klaim meng kliam lokasi lahan yang seharusnya diserahkan ke warga transmigrasi.

“Sampai saat ini tak kunjung tuntas. Bahkan sekaarang ini banyak warga trasnmigrasi yang pulang ke daerah asalnya di. Ini sangat memprihatinkan sekali. Apakah seperti ini jika menerima warga transmigrasi,” ucapnya.

Peersoalan yang terdapat daerah transmigrasi Desa lengkong Nyadom cukup banyak. mulai dari warga yang kurang mendapatkan perhatian, baik dari fasilitas transportasi jalan hingga terhadap perekonomian masyarakat disana, seperti lahan usaha yang tak kunjung selesai.

“Saya memang bukan warga trasmigrasi dan warga asli Lengkong Nyadom. Namun melihat kondisi mereka kami sangat prihatin. Bayangkan saja, jauh-jauh meninggalkan kampung halaman tempat lahirnya, dengan diimingi lahan usaha yang memadai dan tempat tinggal yang tersedia. Namun apa yang terjadi, tidak sesuai dengan apa yang disampaikan. Bagaimana jika kita diposisi mereka, tentu akan merasakan hal yang sama, dan memilih pulang kembali,” paparnya.

Untuk itu, kata Anton, pihaknya sangat berharap kepada pemerintah menyelesaikan persoalan yang ada di daerah transmigrasi.

“Mulai dari persoalan jalan yang rusak, dan kami minta pemerintah untuk meningkatkan jalan tersebu. Kemudian kami juga eminta pemerintah menyelesaikan persoalan lahan usaha II di lengkong nyadom yang tak kunjung selesai,” pungkasnya.(Edi)

Posting Terkait