Universitas Muhammadiyah Kelas Sintang Kuliah Umum

oleh
oleh
????????????????????????????????????

SINTANG, SKR.COM – Konsep Nawacita yang diusung pemerintahan Jokowi-JK untuk membangun dan memperkuat karakter bangsa serta supaya tangguh menghadapi globalisasi. Demikian disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno pada  Kuliah Umum Universitas Muhammadiyah Pontianak Kelas Sintang di Gedung Pancasila pada Kamis, 6 Oktober 2016.

“Salah satu dari 9 konsep nawacita yakni revolusi mental penting untuk dipelajari dan diterapkan. Tagline 5 AS yang disampaikan Bupati Sintang 2005-2015 Milton Crosby juga baik untuk selalu diingat dan dilaksanakan. Saya mendorong agar Universitas Muhammadiyah Kelas Sintang pelan-pelan membangun perpustakaan untuk mendorong minat baca mahasiswa. Menurut UNDP, indeks pembangunan manusia Indonesia berada diurutan 110 dari 188 negara” terang Jarot Winarno.

Bupati Sintang menambahkan bahwa Teori Kurva J yang diperkenalkan oleh Ian Bremmer menjelaskan sebuah negara atau daerah yang tertutup kemudian terbuka, pada awalnya akan terjadi kekacauan, tetapi pelan-pelan akan baik. Modal bangsa Indonesia dan Sintang adalah empat pilar kebangsaan, kematangan demokrasi, demografi dan sumber daya alam.

Pada tahun 2020 nanti, kita akan mendapatkan bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih besar daripada penduduk usia tidak produktif. Tenaga kerja akan sangat banyak, maka peranan perguruan tinggi untuk menciptakan kaum muda yang siap kerja sangat penting. Di sintang sudah ada 110 ribu hektar kebun sawit. Tahun 2017 minyak goreng curah sudah dilarang, maka hilirasi produktif menjadi pilihan untuk mendongkrak nilai tambah sawit.

H. Achmad Sutarmin Pengelola Universitas Muhammadiyah Pontianak Kelas Sintang  menyampaikan kuliah umum dilaksanakan untuk menjaga tradisi ilmiah di lingkungan civitas akademika Universitas Muhammadiyah serta mendekatkan diri kepada masyarakat Sintang.

“Proses perkuliahan sudah berjalanan dengan baik untuk  tiga jurusan kesehatan masyarakat, manajemen dan teknik mesin, sementara jurusan perikanan belum bisa kami buka meskipun sudah ada ijin dari Dikti. Pada wisuda pada November 2016 nanti,mahasiswa kelas Sintang juga sudah ada yang bisa diwisuda” terang H. Achmad Sutarmin.

Slamet Turmuji Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Sintang menyampaikan harapan agar Pemkab Sintang terus mendukung program-program Organisasi Muhammadiyah untuk membantu mencerdaskan masyarakat melalui dunia pendidikan.

“Kami meyakini pendidikan mampu membentuk seseorang mampu menjadi agen perubahan. Kuliah umum ini penting untuk menyiapkan mahasiswa mampu menyiapkan diri menghadapi globalisasi. Indonesia harga mati untuk menjadi berkah bagi semua orang dan dikembangkan menjadi sebuah negara yang maju” terang Slamet Turmuji.

Kuliah umum mengambil tema membangun karakter bangsa yang handal melalui bidang kesehatan, ekonomi dan pendidikan tinggi menuju sintang yang produktif, berkualitas, sejahtera dan demokratis menyongsong globalisasi persaingan bebas.

Hadir dalam kuliah umum tersebut, Helman Fachri Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jefrai Edward Ketua DPRD Sintang, jajaran UMP Kelas Sintang dan mahasiswa UMP Kelas Sintang.(Hms)