MELAWI, SKR.COM – Kabupaten Melawi masih puluhan ribu hektar areal lahan tidur. Dimana lahan tersebut sangat berpotensi untuk mengembangkan budi daya tanaman tebu. Anggota DPRD Melawi, Widya Rima mengatakan, potensi lahan tebu tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Melawi.
“Lahan yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya tebu merupakan lahan tidur yang selama ini dibiarkan tidak terurus, sehingga tidak sampai mengganggu budidaya tanaman lainnya,” katanya saat ditemui, kemarin.
Lebih lanjut Ia menuturkan, pihak Pemkab Melawi, melalui instansi terkait mulai saat ini dapat menjajaki peluang investasi tersebut, sehingga lahan tidur yang belum pernah digaraf bisa dimanfaatkan untuk budidaya tebu itu.
Selain itu lanjut Widya, dengan adanya perkebunan tebu di Kabupaten Melawi, bisa saja kedepannya pembangunan pabrik gula berdiri. Ia menambahkan, pembukaan lahan tebu di Melawi merupakan salah satu alternatif pengembangan lahan baru.
“Dengan adanya perkebunan tebu di Melawi, bisa saja kedepan menjadi sentra budidaya tanaman tebu pada beberapa tahun kedepan, dengan syarat lahan warga yang masih ada tidak beralih ke tanaman lainnya,” pungkasnya.
Menurut Widya, tebu merupakan salah satu buah yang memiliki banyak manfaat, terutama pada bagian airnya. Banyak orang yang memanfaatkannya untuk mengkonsumsinya pada musim kemarau. Karena dibandingkan musim dingin, minuman ini lebih joss dan mantap di minum pada saat musim kemarau. Selain itu tanaman tebu kini banyak sekali dijumpai di Indonesia, terlebih pada wilayah pegunungan. Karena tanaman tebu sangat baik ditanam di wilayah udara yang sejuk. Selain bermanfaaat sebagai pelepas dahaga, manfaat air tebu juga baik untuk kesehatan tubuh juga.
“Manfaat airnya, yakni Sebagai Penawar Penyakit Kuning, Mengatasi Penyakit Kanker Payudara, Membantu Terhindar Dari Penyakit Infeksi Lambung, Membantu Terhindari Dari Penyakit Ginjal, Mencegah Penyakit Stroke, Mencegah Dehidrasi, Mengatasi Kerusakan Pada Gigi, Mengobati Mimisan dan masih banyak lagi manfaatnya,” pungkasnya. (Edi)
