Alat Berat Rusak Sampah Menumpuk di TPA

Kondisi Tumpukan Sampah Yang Berada Di Pos Jaga TPA Yang Semakin Menumpuk Menutupi Jalan

MELAWI, SKR.COM – Tumpukan sampah di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Tengang Kecamatan Nanga Pinoh yang menutupi badan jalan hingga ke pos penjagaan membuat aktivitas warga menjadi terganggu. Penumpukan sampah tersebut dikarenakan alat berat untuk menggeser tanah di TPA rusak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melawi, Jaya Sutardi mengatakan, jalan tersebut memang jalan TPA.

“Jalan tertutup itu berada wilayah milik TPA. Jadi kalau masyarakat lewat jalan itu, dan jalannya tertutup pampah bukan kewenangan warga untuk komplain dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ungkapnya, belum lama ini.

Lebih lanjut Jaya mengatakan, sampah di TPA tersebut menumpuk diatas badan jalan karena di TPA itu tidak ada alat berat. Alat berat yang dulu sudah rusak, bahkan sudah tidak bisa digunakan lagi.

“Sementara waktu hujan, truk pengangkut sampah tidak bisa masuk ke lokasi penimbunan sampah. Pernah truk dipaksanakan masuk kedalam, tapi truknya tidak bisa keluar,” ujarnya.

Karena dihawatirkan terjadinya hal seperti itu, maka mau tidak mau supir truk tumpahkan sampah di jalan. Namun demikian kata Jaya, kedepannya, kalau tumpukan sampah sudah banyak, tetap digusur kedalam.

“Alat berat yang ada di TPA, sudah tidak bisa digunakan. Makanya kalau sampoah sudah menumpuk, kami sewa alat berat untuk menggeser sampah kedalam. Tiap tahunlah kondisi yangseperti itu,” tuturnya.

Berkenaan dengan alat berat tersebut, menurut Jaya, pihaknya sudah usulkan pengadaan alat berat khusus untuk pendorong sampah TPA, bahkan usulan tersebut disampaikan hingga ke pemerintah pusat, tapi sampai sekarang belum ada terealisasi.

“Bahkan alat berat yang sudah rusak itu, dulunya juga bantuan dari pusat juga,” paparnya.

Sebelumnya, Bagus Afrizal sselaku warga yang tinggal tak jauh dari lokasi TPA mengeluhkan kebaradaan sampah di TPA yang berantakan. Tidak dilaksanakannya penggusuran sampah membuat pembuatan sampai menutupi badan jalan, tepatnya di depas pos penjagaan.

“Akibat penumpukan tersebut, masyarakat tidak bisa melalui jalannya tersebut. bahkan truk pengangkut sampah saja tidak bisa melewati tumpukan sampah yang menutupi badan jalan di depan pos penjagaan,” paparnya. (Edi)

Posting Terkait