SINTANG, SKR.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ardi, menegaskan pentingnya pelaksanaan program SPPG MBG (Subsidi Pangan dan Pengembangan Gizi Masyarakat Berbasis Gotong Royong) berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menyampaikan hal tersebut sebagai upaya memastikan program dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan pangan bergizi dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Menurut Ardi, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepatuhan seluruh pihak terkait terhadap regulasi yang telah ditetapkan. “Jika pelaksanaan program tidak sesuai aturan, maka manfaat yang seharusnya dirasakan masyarakat justru bisa berkurang atau tidak tepat sasaran,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pengawasan yang ketat dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting agar program ini bisa berjalan efektif.
Ardi juga menyoroti peran petugas lapangan dan aparat desa dalam mengelola program. Ia mengimbau agar mereka bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam menyalurkan bantuan pangan maupun mengawasi pelaksanaan kegiatan gizi masyarakat. Dengan demikian, setiap keluarga penerima manfaat dapat memperoleh dukungan yang tepat sesuai kebutuhan mereka.
Selain itu, Ardi mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan program. Ia menekankan bahwa keterlibatan warga sangat penting untuk meminimalisir penyalahgunaan maupun ketidaktepatan distribusi bantuan. “Program SPPG MBG bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu, sehingga semua pihak harus berkomitmen untuk menjaga integritas dan efektivitasnya,” jelasnya.
Ardi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pelaksanaan program berbasis gotong royong ini tidak hanya sekadar memenuhi target regulasi, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat Sintang memiliki akses terhadap pangan bergizi secara merata dan berkelanjutan.





