MELAWI, SKR.COM – Pemkab Melawi melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (30/10). Upacara yang digelar di halaman rumah jabatan Bupati Melawi, dihadiri berbagai organisasi kepemudaan dan pelajar. Sejumlah pejabat ikut menghadiri upacara ini mulai dari Bupati Melawi, Panji yang didaulat menjadi inspektur upacara serta para undangan yang terdiri dari Wakil Bupati, Dadi Sunarya, Ketua DPRD, Abang Tajudin, Kapolres, AKBP Ahmad Fadlin serta jajaran kepala dinas, tokoh masyarakat dan berbagai elemen kepemudaan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Nahru mengatakan, dalam gelaran upacara sumpah pemuda, memang baru kali ini, seluruh pelaksana upacara diserahkan pada KNPI. “Kita ingin pemuda tak hanya melihat dan berbicara, tapi mampu memberikan kontribusi positif dan bersama pemerintah membangun Melawi,” katanya.
Nahru menilai, pemuda saat ini menjadi ujung tombak pembangunan. Kendati demikian, kelompok orang tua juga tetap membutuhkan kaum muda untuk terus berkreasi dan juga mendampingi. “Yang muda membutuhkan yang tua begitu juga yang tua membutuhkan pemuda. Kedepannya harus kita melangkah lebih baik,” katanya.
Bupati Melawi, Panji menegaskan berani bersatu seperti yang menjadi tema peringatan Sumpah pemuda tahun ini memang harus benar-benar direalisasikan. Karena itu ia meminta para pemuda untuk menghayati betul tema tersebut. “Persatuan dan kesatuan di kalangan generasi muda di Melawi perlu di kuatkan. Jangan rusak karena suku, agama, sungai dan daerah. Kira harus merasakan bahwa kita semua saudara,” pesannya.
Menurut Panji, berani menganggap suku bangsa apapun bagian dari saudara kita memang berat. Mulut mungkin gampang mengatakan, tapi hatinya belum tentu. “Kita terobos semua itu, kita semua saudara. Pecah belah tidak akan membawa kedamaian. Adik- adik jadi pelopor persatuan di melawi, jangan menyebar isu SARA yang bisa memunculkan perpecahan,” katanya di depan para pemuda yang hadir.
Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Melawi, Muh Firman selaku ditemui usai upacara meminta agar tagline pemuda bersatu dalam momen peringatan Sumpah Pemuda benar-benar dapat direalisasikan oleh seluruh kaum muda di Melawi. Sehingga pemuda bisa memberikan kontribusi positif dalam pembangunan.
“KNPI sendiri secara khusus sejak 2015 sudah mencoba memberikan kontribusi melalui kegiatan yang sifatnya membangun. Kegiatan ini dilakukan agar para pemuda yang ada di berbagai elemen ini bisa semakin aktif dan kreatif,” katanya.
Firman mengatakan, kegiatan KNPi juga digelar di berbagai kecamatan sebagai penggerak para pemuda yang ada di daerah. Menurut Firman, organisasi kepemudaan memang harus terus didorong sehingga bisa menunjukkan eksistensi dan menjadi wadah positif untuk membangun para pemuda. (Edi)





