SINTANG, SKR.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno meletakan batu pertama pembangunan Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Lebang, Desa Gemba Raya Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu lalu dan dihadiri Uskup Sintang, MGR Samuel Oton Sidin,OFM,CAP, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Forkonpincam Kecamatan Kelam Permai, dan tokoh agama Desa Gemba Raya.
Bupati Sintang dalam sambutannya mengatakan Pemkab Sintang sangat memandang bahwa dalam pembangunan dibidang agama sama pentingnya, bahkan lebih penting dengan pembangunan pembangunan dibidang lainnya, sehingga dalam rencana pembangunan jangka menengah sudah dicantumkan dalam agenda Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang,khususnya dalam bidang pembangunan rumah ibadah.
“Kita ingin masyarakat Kabupaten Sintang harus sehat, cerdas, maju, dan relijius” kata Jarot.
Jarot, menambahkan dengan hadirnya Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Lebang yang baru ini dapat meningkatkan rohani kita dalam beribadah untuk tumbuh menjadi umat Katolik yang mandiri dan dapat saling membantu dan bekerja sama dalam membangun umat yang lainnya.
“Karena peran gereja didalam masyarakat sangat besar yang berperan menumubuhkan pola pikir yang bisa pembangunan dunia secara menyeluruh demi kebahagian banyak orang dan demi keselamatan banyak orang untuk kehidupan bermasyarakat yang positif” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua panitia Markus dalam laporannya mengatakan bahwa rencana pembangunan Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Lebang ini sudah direncanakan sejak dari tahun 2014 yang lalu dan sudah melakukan pengalangan dana sampai tahun 2017 ini dan sudah terkumpul sekitar Rp 200.000.000; namum dana tersebut masih kurang, akan tetapi kami memberanikan diri untuk memulai pembangunan gereja ini, kata Markus.
Lanjut Markus, pembangunan gereja yang baru ini bukan semata mata inggin menunjukan kemegahan bangunan gereja, melainkan untuk menganti gereja yang lama menggingat bangunan yang sudah tua dan mulai rusak, dan sudah tidak cukup lagi untuk menampung umat yang berdoa di gereja ini, jelas Markus. (Rls)




