MELAWI, SKR.COM – Bupati Melawi, Panji, S. Sos meminta agar para calon jamaah haji untuk bisa mengikuti kegiatan manasik haji dengan baik sehingga memahami tata cara ibadah haji, serta proses perjalanan dalam ibadah haji. Dengan begitu, perjalanan serta pelaksanaan ibadah haji nantinya berjalan dengan lancer.
“Persiapkan diri sebaik-baiknya, jaga kesehatan.Jangan sampai ada gangguan-gangguan dalam pelaksanaan ibadah. Calon jamaah juga diminta memahami tata cara ibadah haji sehingga nanti di Tanah Suci bisa menunaikan ibadah sesuai syariat Islam dan rukun haji,” pesannya saat membuka acara manasik haji di Pendopo rumah jabatan Bupati Melawi, kemarin.
Panji juga menekankan persoalan disiplin pada CJH Melawi. Pengaturan waktu yang baik, termasuk waktu istirahat yang cukup sehingga bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji. Ia berharap nantinya jamaah haji Melawi dapat menjadi teladan di mata dunia internasional, atau para rombongan jamaah haji itu sendiri.
“Sehingga nanti kembali bisa menjadi haji yang mabrur. Setiap tahapan bisa dijalankan dengan maksimal. Mereka juga kita mendoakan bagi Melawi. Keluarga yang ditinggalkan juga harus mendapat perhatian, saya titip mereka pada camat dan kades di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, Azharuddin Nawawi dalam manasik haji kabupaten ini menuturkan manasik haji sesuai dengan pedoman pelaksanaan ibadah haji dilakukan hingga 10 kali.
“Yang ditingkat kecamatan sudah ada 8 kali selama 8 hari, dan dilanjutkan pada manasik tingkat kabupaten dua kali. Jadi nanti CJH ketika melaksanakan haji tak cuma sekedar tahu, tapi juga sudah dituntun dan diajarkan sehingga sekembalinya dari Tanah Suci bisa menjadi haji yang mabrur, bukan haji biasa,” katanya.
Kabupaten Melawi sendiri mendapat kuota 76 jamaah haji, karena masih terkena pemotongan 20 persen kuota dari Arab Saudi. Namun, tahun ini ada tambahan kuota sebanyak 7 orang sehingga yang berangkat menjadi 83 calon jamaah.(Irawan)
