Disdukcapil Melawi Jemput Bola Perekaman E-KTP Ke Kecamatan

oleh
oleh
Aci Eevensius Ekeh

MELAWI, SKR.COM – Untuk mengejar target, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Melawi melakukan jemput bola.

Jemput bola tersebut dlaksanakan dengan mengunjungi setiap kecamatan hingga desa untuk melakukan perekaman terhadap warga yang belum memiliki E-KTP.

Hal tersebut dilaksanakan mengingat keterbatasan dan kemampuan warga lanjut usia,sakit yang sudah tidak bisa melakukan perekaman di Kantor Disdukcapil Kabupaten Melawi. Sehingga, untuk mengatasi kondisi ini, pihak Disdukcapil melakukan sistim layanan jemput bola.

“Ini kita lakukan untuk mempermudah masyarakat, utumanya yang sudah lanjut usia karena sudah tidak bisa lagi ke sini (Kantor Disdukcapil),” ucap Kepala Disdukcapil Kabupaten Melawi, Aci. Evensius Ekeh, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Lebh lanjut Ia mengatakan, pihaknya selama ini terus melakukan berbagai upaya agar seluruh masyarakat Kabupaten Melawi terdata melalui perekaman E-KTP. Selain jemput bola, pihaknya juga sudah melakukan ajakan lewat media supaya masyarakat mau melakukan perekaman.

“Untuk melakukan jemput bola perekaman di tahun 2017 ini, kami tidak memiliki anggaran khusus. Sebenarnya pihak kecamatan yang harus melakukan jemput bola di setiap desa masing -masing,karena keterbatasan anggaran juga maka pihak desa menyanggupi dan memfasilitasi kami seperti makan, Minum, penginapan, dan transportasi perjalanan kami, “ ujarnya.

Meskipun, tambah Aci, untuk melakukan perekaman tidak ada anggaran di Disdukcapil, namun tetap melaksanakan jemput bola guna tuntutan pekerjaan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebenarnya paling tidak untuk berangkat ke desa-desa ada uang transport petugas. Namun kenyataan saat ini, tidak ada anggaran,” cetusnya.

Pada kesempatan itu Aci juga mengatakan, kinerja yang dilakukan pihak Disdukcapil harus memperoleh penghargaan. Sebab pekerjaan tanpa didukung anggaran yang memadai tersebut juga berhubungan dengan keselamatan, karena melalui jalan yang rusak.

“Saya khawatir jika berangkat ke desa-desa terjadi kecelakaan hingga meninggal, dan siapa yang akan tanggungjawab. Kemarin saja kami beragkat ke Desa Mentatai Kecamatan Menukung , kami hampir mati karena mobil menabrak tebing,” bebernya.

Terkait perekaman E-KTP, aci mengatakan pihak kecamatan seharusnya yang bekerja jemput bola ke desa –desa, karena sudah memiliki alat perekam. Untuk itu terkait hal tersebut, pihak Disdukcapil sudah mengusulkan ke Pemda Melawi agar setiap desa hingga ke kecamatan harus menganggarkan honor petugasnya jadi pelayanan perekaman E-KTP.

“Mungkin dengan begitu bisa optimal dalam proses jemput bola tersebut,” pungkasnya. (Edi)