MELAWI, SKR.COM – Selama ini, image komunitas motor di masyarakat mungkin terkesan negative. Hal itulah yang membuat komunitas Gentleman’s Ride, yang merupakan komunitas Motor Gede (Moge) menggelar aksi sosialnya dilingkungan masyarakat. Seperti yang sudah dilaksanakan komunitas tersebut di Pesantren Al Shigor Kecamatan Nanga Pinoh yang berada di jalan Nanga Pinoh- Ella Desa semadin Lengkong, Sabtu sore (20/5).
Di pesantren tersebut, komunitas yang diketuai oleh Hendri Pratama itu melakukan Bakti Sosial (Baksos) dengan berbagi kasih menyishkan sedikit rejekinya untuk para santri dan santriwati di pesantren itu. Pada Baksos itu pula, komunitas yang beranggotakan dari berbagai kalangan dan status pekerjaan itu berbagi ilmu kepada para santri dan santriwati.
“Bakti sosial yang kami lakukan di pesantren Al Shigor kali ini dilakukan dengan memberikan bantuan peralatan tulis seperti buku dan pulpen, yang jumlahnya tidak seberapa. Namun inilah bentuk kepedulian kami kepada sesama manusia dilingkungan mansyarakat,” ungkap Ketua Komunitas Gentleman’s Ride Melawi, Hendri, ditemui usai menyerahkan bantuan.
Selain itu, lanjut Hendri, pihaknya juga berbagi ilmu dengan para santri mengenai pergaulan diluar yang patut dihindari serta memperkenalkan komunitasnya kepada para santri agar image komunitasnya tersebut terkesan negative.
“Pada baksos itu, kami juga berbagi ilmu dengan para santri, yang mana dilakukan oleh rekan kami Brigadir Egar Luberta Panju. Materi yangdiberikan juga bermacam macam, seperti memberitahukan bahaya penggunaan narkoba kepada para santri,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Pesantren Al Shigor, Muqoyyim Al Ghorib, mengaku sangat mengapresiasikan kegiatan yang dilakukan komunitas motor. Dimana sebelumnya dirinya juga mendengar bahwa kebanyakan image komunitas motor terkesan negative. Menurutnya anggapan itu tidak benar. Tidak semua komunitas yang negative.
“Komunitas Moge ini sudah membuktikan dan menunjukan bahwa apa yang mereka lakukan sangat bermanfaat bagi orang lain dan masyarakat. terlebih bisa berbagi ilmu dan memperikan pelajaran kepada para santri,” ucapnya.
Menurut Muqoyyim, apa yang dilakukan komunitas gentleman’s sudah menunjukan bahwa komunitas motor tidak negative. “Kita harapkan, keberadaan komunitas ini memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di sekitarnya,” harapnya.
Mungkin, lanjutnya, kedepan komunitas ini juga bisa menggelar kegiatan besar yang juga memberikan lebih banyak lagi manfaat kepada masyarakat luas. “Kegaiatan bakti sosial sudah menunjukan rasa kepedulian. Mulai dari kegiatan kepedulian yang kecil begini, maka akan muncul kepedulian-kepedulian lainnya,” pungkasnya. (edi)
