MELAWI, SKR.COM – Jalan menuju ke Desa Semadin Lengkong ambruk. Hal itu terjadi akibat gorong-gorong pecah, sehingga aspal yang berada diatasnya ambruk. Kini, akses lalu lintas menuju ke Desa Semadin harus terganggu, sebab belum ada penanganan dari pihak pemerintah Kabupaten Melawi.
Deni, selaku pengguna jalan mengatakan, bahwa dirinya juga merasa kesulitn melalui jalan tersebut, meskipun dapat dilalui, namun harus ekstra hati-hati.
“Mobil saya saja nyangkut ketika melewati jalan itu. Kita hanya bisa bertanya kenapa pemerintah tidak segera memperbaikinya,” ungkapnya ditemui di Nanga Pinoh.
Tidak hanya menyulitkan pengguna jalan untuk melaluinya, namun juga bisa membuat kecelakaan terjadi, sebab tidak ada tanda bahwa jalan itu ambruk.
Jika tidak segera ditangani, bisa saja terjadi kecelakaan. Apalagi banyak warga yang tidk tau, sehingga ketika sedang melaju melalui jalan itu pada malam hari.
“Sebelum ditangani, untuk mengantisipasi kecelakaan, juga harus dibuat jalan. Sebab jalan itukan trek lurus, banyak pengguna jalan yang melaju dengan kecepatan tinggi, jika tidak tau bisa langsung masuk ke lubang. Apalagi pada malam hari, tak kelihatan. Warga yang ngebut bisa kecelakaan,” ucap Deni.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjan Umum (DPU) Melawi, H. Hinduansyah, saat dikonfirmasi di ruangn kerjanya mengaku belum menerima laporan terkait jalan yang ambruk tersebut.
“Kita juga belum bisa menanganinya sekarang harus nunggu APBD cair dulu. Kalau sekarang mau dikerjakan pakai apa,” katanya, Senin (28/3).
Hindunsyah mengatakan, tahun ini Ia juga belum mengetahui, ada atau tidak anggaran untuk Unit Perawatan Jalan dan Jembatan (UPJJ).
“Ada atau tidak dana UPJJ kita juga belum tau, yang penting sudah kita ajukan anggarannya,” katanya.
Untuk itu, lanjutnya, Masyarakat diminta untuk bersabar, hingga APBD sudah kelar dan bisa dijalankan.
Sebab untuk menanggulangi sekarang belum ada dana. “Ya, masyarakat harap maklum dululah, APBD kita belum cair. Mau ngutang, pakai apa bayarnya, kalau anggarannya nanti tidak ada,” pungkasnya. (Irawan)
