MELAWI, SKR.COM – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Melawi melakukan kunjungan ke Panti Rehabilitas korban Narkoba di Desa Baru Kecamatan Nanga Pinoh beberapa hari lalu. Kedatangan ibu-ibu yang dipimpin istri Wakil Bupati Melawi, Raisa Sarbina tersebut, bertujuan untuk memberikan motivasi maupun semangat kepada penghuni rehab.
“Seperti selogan kami, yakni tetap semangat. Kami berharap orang-orang yang ada di panti rehabilitasi bisa membuka lembaran baru untuk kehidupan yang lebih baik lagi dengan meninggalkan yang namanya narkoba. Kami juga membuka pikiran mereka bahwa hidup itu tergantung dari apa yang kita fikirkan, atau you are what you think. Kamu adalah apa yang kamu fikirkan,” kata Raisa, Rabu (25/10).
Lebih lanjut Wanita dua anak ini mengatakan, ketika diri sendiri berfikir sedang bahagia, maka akan bahagia. Sebaliknya, ketika diri sendiri berfikit sedih, maka akan sedih.
“Ketika kita berfikir kita gagal maka kita akan gagal, ketika kita berfikir kita berhasil maka kita akan berhasil. Jadi selalu lah berfikir positive tentang diri kita,” paparnya.
Raisa dan rombongan juga mengingatkan kepada penghuni rehab korban Narkoba, bahwa narkoba itu membawa kematian yang lebih cepat. Dengan menggunakan atau memasukkan zat narkoba ke dalam tubuh, maka akan merusak organ dalam tubuh akan rusak.
“Keperdulian kami terhadap anak-anak agar menghindari narkoba sangat besar. Karena anak-anak muda merupakan generasi bangsa yang harus bisa menginspirasi dan membangkan orang di sekelilingnya. Jadi jangan sampai terjerat atau terjerumus dalam penggunaan narkoba,” paparnya.
Raisa berharap, apa yang GOW sampaikan dapat berkesan dan diingat selalu oleh anak-anak panti rehabilitasi korban Narkoba.
“Saya sangat senang karena di Melawi ada panti rehab yang bisa menampung korban pengguna narkoba,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Raisa juga menyampaikan, bagi orang tua yang anaknya terkena narkoba, jangan takut untuk memasukan anaknya ke panti rehab. Karena disana bukan tempat menghakimi orang terkena narkoba, tapi justru akan menyembuhkan dan menyelamatkan hidup anak-anak kita.
“Kesehatan sangat mahal, jadi jauhkan diri dari narkoba, stop narkoba,” pungkasnya. (Edi)
