SINTANG, SKR.COM – Selain mengikuti mata pelajaran (Mapel) agama secara formal di sekolah, anak-anak masih memerlukan pendidikan rohani dilingkungannya masing-masing. Khusus untuk anak-anak Katolik, contohnya, dapat mengikuti kegiatan Sekolah Minggu dan SEKAMI (Serikat Kepausan Anak-Anak Misioner) di Paroki masing-masing.
“Gerakan SEKAMI, adalah gerakan tertua di dunia yang motto sentralnya children helping children. Kegiatannya intinya terdiri dari; doa, derma, kurban dan kesaksian.Yang penting, kegiatan anak-anak tersebut harus didukung penuh oleh para orang tuanya masing-masing,” demikian dikatakan Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida, saat menghadiri SEKAMI ke XXX di Kapel Seminari Menengah St. Yohanes Maria Vianney, Teluk Menyurai Sintang, pekan lalu.
Lanjut mantan dosen ini, mewakili Paroki Maria Ratu Semesta Alam Sungai Durian dirinya sangat mendukung adanya kegiatan tersebut.
“Ini adalah kegiatan SEKAMI Minggu ke XXX di bulan Oktober 2017, yang dilanjutkan dengan kegiatan Sekolah Minggu. Kami ini adalah para orang tua dari Paroki Maria Ratu Semesta Alam Sungai Durian, juga turut mendampingi anak kami yang turut SEKAMI dan Sekolah Minggu,” terang Herimaturida.
Herimaturida berharap, kegiatan SEKAMI dapat dilaksanakan tidak hanya di Paroki dalam kota, tapi juga dapat dilaksanakan disetiap Paroki yang ada di pedalaman.
“Pendidikan pembangunan iman dan rohani diluar sekolah, seperti kegiatan SEKAMI ini, ditujukan kepada anak-anak TK/PAUD, Sekolah Dasar dan juga untuk para remaja. Dalam SEKAMI, biasanya ada pendalaman materi.Dan itu jarang didapat di sekolah-sekolah umum,” pungkasnya. (LCS/SN)





