SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kurniawan saat pemaparan materi pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat kabupaten di Pendopo Bupati Sintang, 9 April 2026.
Menurut Kurniawan, tema pembangunan Kabupaten Sintang tahun 2027 adalah “Pembangunan Infrastruktur yang Merata dan Berkualitas untuk Memperkuat Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan.” Tema tersebut dipilih karena kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang masih perlu ditingkatkan, khususnya kondisi jalan mantap yang baru mencapai sekitar 13,13 persen.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan konektivitas wilayah menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi daerah yang masih sulit dijangkau.
Beberapa kegiatan prioritas pembangunan pada sektor infrastruktur antara lain melanjutkan pembangunan Jembatan Ketungau II, peningkatan dan pemeliharaan jalan kabupaten, serta penanganan kemacetan di kawasan Tugu Jam Sintang.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sarana air bersih, pembangunan jaringan irigasi, serta peningkatan kualitas alat berat untuk mendukung perbaikan jalan di berbagai wilayah.
Kurniawan menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada konektivitas jalan dan jembatan, tetapi juga pada peningkatan kualitas kawasan permukiman serta penyediaan layanan dasar bagi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur ini menjadi modal dasar pembangunan daerah untuk meningkatkan daya saing serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih merata, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
