MELAWI, SKR.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang ke 60 tahun 2017, Pemerintah melaksanakan upacara, Senin (6/2) di halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi, Jalan Kota Baru Km.3. Dalam upacara peringatan yang bertemakan “Kita Jaga Keharmonisan Dalam Berbudaya ” itu di Pimpin Wakil Bupati Melawi Dadi Sunarya UY.
Hadir dalam kegiata tersebut, Sekda Kabupaten Melawi, Ivo Titus Mulyono, Sejujumlah anggota DPRD Melawi, Wakapolres Melawi, Kompol Catur Prastyo, Perwira penghubung 1205/Sintang Mayor Inf Sukardianto, Seluruh pejabat, pegawai dan honorer di seluruh SKPD Kabupaten Melawi di Kabupaten Melawi serta para peserta upacara lainnya.
Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, pada sambutannya yang dibacakan wakil Bupati Melawi mengatakan, dalam upacara bendera memperingati hari ulang tahun ke-60 Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan setiap tahun sesungguhnya adalah sebagai rasa syukur terhadap Karya Bakti kepada negara selama satu tahun, serta terhadap sejarah terbentuknya Provinsi Kalimantan Barat .
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat , Semoga Provinsi Kalimantan Barat menjadi provinsi yang semakin dalam membangun dan hukum dengan kultur masyarakat yang rukun aman dan cinta damai,” ucapnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, menyikapi isu strategis berdampak terhadap bangsa lain serta memperhatikan kondisi masyarakat Kalimantan Barat yang telah berlangsung baik dan harmonis. Hukum komprehensif dari semua elemen yang ada di Kalimantan Barat adalah merupakan salah satu potensi bangsa yang sudah ditarik, hingga saat ini masih ada hubungan kebudayaan Indonesia dalam memajukan daerah masing-masing.
“Pesan antar sesama seiring dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan dengan tema keharmonisan dalam budaya. Dengan tema tersebut, maka sudah sepatutnya kita menjaga keharmonisan dalam berbudaya di era globalisasi dengan arus informasi yang kuat dan banyaknya berita-berita yang tidak benar dan menyesatkan. Sehingga apabila tidak disikapi dengan arif maka akan membuat masyarakat terjebak pada arus perubahan yang destruktif,” ucapnya.
Oleh karena itu Cornelis dalam sambutan itu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kalimantan Barat untuk merapatkan kembali tali persaudaraan. “Mengedepankan kearifan lokal dan nilai luhur kebudayaan bangsa, memperbaiki kinerja masing-masing dan bekerja sungguh-sungguh untuk membangun dan memajukan Kalimantan Barat yang Aman damai dan sejahtera,” pungkasnya. (EDI)
