MELAWI, SKR.COM – Rusaknya jalan Provinsi yang menghubungkan Nanga Pinoh-Kota Baru membawa rezeki bagi para motoris speed boat. Setelah sekian lama speed boat yang tidak jalan karena lancarnya transportasi darat, akhirnya para motoris speed kembali turun ke Sungai Pinoh untuk mengangkut penumpang.
Son, salah seorang motoris senior asal Kota Baru Kecamatan Tanah Pinoh mengatakan, speed boat mulai lancar bawa penumpang kurang lebih empat hari ini. Karena sejak jalan rusak, banyak penumpang yang cari speed boat untuk membawa mereka ke Kota Baru.
“Khusus untuk speed boat dari Kota Baru, saat ini sudah tujuh buah yang aktif,” ungkapnya, disela mencari penumpang di SDF Nanga Pinoh, Kamis (4/1/2017).
Lebih lanjut Son, tujuh speed tersebut khusus untuk bawa penumpang Nanga Pinoh-Sayan-Kota Baru, sedangkan ke Kecamatan Sokan sudah ada speed khusus yang memang turun dari Sokan.
“Mereka yang menumpang speed ini mereka-mereka yang tidak mampu naik mobil dengan kondisi jalan yang rusak. Sebab kalau lewat sungai hanya memakan waktu 2 jam,” ujarnya.
Son menuturkan, dengan kondisi harga BBM sekarang, biaya sekali naik speed memang sedikit tinggi, khusus untuk Nanga Pinoh-Kota Baru biaya sekali naik yakni Rp 250 ribu. Sungguhpun biayanya seperti itu, tak ada penumpang yang mengeluh, karena kalau mau cepat sampai ditujuan solusinya hanya lewat speed.
“Bahkan penumpang hanya tiga orang, mereka berani bayar Rp 1,5 juta sekali jalan,” ucapnya.
Sementara itu, Iwan, juga seorang motoris speed boat dari Kota Baru menyampaikan, melihat penumpang speed yang mulai ramai tersebut membuat dirinya nekat membeli speed boat baru dengan harga Rp 60 juta.
“Kalau melihat kondisi jalan yang sudah parah seperti sekarang, akan membutuhkan waktu lama untuk bisa lancar kembali,” ucapnya. (Irawan)
