MELAWI, SKR.COM – Kondisi jalan provinsi ruas Nanga Pinoh-Kota Baru sudah semakin hancur. Saking parahnya, jangankan mobil-mobil yang rendah, kendaraan angkutan juga sudah sulit lewat. Bahkan ada pengguna mobil yang hendak pergi ke Kota Baru terpaksa balik kanan di daerah Sayan karena khawatir terjebak diperjalanan.
Sebagai wakil rakyat dari wilayah tersebut, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin merasa prihatin dengan kondisi jalan yang semakin hari semakin parah tersebut, ditambah lagi dengan tingginya curah hujan akhir-akhir ini.
“Kalau motor masih bisa lewat, walaupun harus melewati lumpur. Tapi bagi pengguna mobil itu yang susah lewat, apalagi kalau mobilnya rendah dan tidak double gardan,” ucapnya.
Terhadap persoalan jalan ini lanjut Tajudin, memang harus ada solusi, setidaknya beberapa hari kedepan, jalan yang sekarang sudah rusak parah tersebut harus diperbaiki, biar memperlancar akses lalu lintas dari Pinoh-Kota Baru- Sayan.
“Solusi satu-satunya ya, kita harapkan kepada perusahaan yang ada di wilayah Sokan, Sayan, Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat supaya bekerjasama memperbaiki jalan yang rusak tersebut,” ujarnya.
Menurut Tajudin, saat ini ada tiga perusahaan yang masih aktif yakni PT Adau, PT Palma, dan PT AKM. Jadi dia minta kepada tiga perusahaan tersebut supaya sama-sama menurunkan alat berat dan sekaligus membawa material untuk memperbaiki dan melakukan penimbunan di beberapa titik yang rusak parah.
“Ini tak hanya untuk kepentingan masyarakat, namun juga untuk kepentingan perusahaan yang setiap hari kendaraanya melewati jalan tersebut untuk mengangkut buah sawit,” ujarnya.
Tajudin menyampaikan, dia minta kepada perusahaan untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut hanya untuk sementara waktu menunggu anggaran di UPJJ Provinsi dari APBD Provinsi tahun 2017 cair.
“Sebab kalau menunggu UPJJ Provinsi memperbaiki jalan ini, jalan provinsi yang menghubungkan ke empat kecamatan ini sudah keburu putus,” pungkasnya. (Irawan)
