Ketua KPU Melawi Optimis Pleno Satu Hari Selesai

oleh
oleh

MELAWI, SKR.COM – Sesuai dengan tahapan yang sudah diatur, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Melawi akan melaksanakan rapat pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten Melawi, di Pendopo rumah jabatan Bupati Melawi, 16 Desember 2015.

Ketua KPU Melawi, Julita mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk pelaksanaan pleno tersebut. Undangan kepada saksi-saksike dua tim pasangan calon sudah di sebarkan. Begitu juga kepada para undangan lainnya.

“Besok jam 9 pagi pelaksanaannya. undangan kepada masing-masing pasangan caon juga sudah kita sebarkan bersamaan undangan lainnya. Saksi dari masing-masing calon yang kita undang hanya 4 orang saja, dan nantinya akan ada tatib yang mengatur jika ada yang keberatan, maka harus disampaikan saksi,” ungkapnya, ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (15/12).

Terkait persiapan yang dilakukan KPU, pihaknya sudah memanggil seluruh PPK ke Nanga Pinoh, agar bisa bersama-sama mengikuti simulasi pleno yang dilaksanakan pukul 14.00 pada 15 Desember 2015.

“Seluruh PPK juga sudah berada di Nanga Pinoh semuanya. Nanti sore pukul 14.00 WIB, kami akan melakukan simulasi dengan melakukan rapat koordinasi bersama seluruh PPK. Ini dilakukan agar pelaksanaan besok berjalan lancar,” ujarnya.

Julita mengaku optimis kalau pelaksanaan Pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten akan berjalan dengan lancar dan terselesaikan dalam waktu 1 hari. “Karena komplein terkait hasil hampir tidak ada, maka saya optimis besok satu hari selesai,” ucapnya.

Jika setelah Pleno, lanjutnya, ada yang mengkomplein hasil, maka kita memberikan waktu hingga 18 Desember, namun jika lewat dari tanggal tersebut, maka pihak yang keberatan diminta untuk menyampaikan keberatannya sesuai prosedur ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Julita mengatakan, jika didalam pelaksanaan Pleno nantinya saksi dari salah satu pasangan calon tidak hadir, maka pelaksanaan pleno tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Sebab sesuai aturan, sudah dilaksanakan KPU bahwa 1 hari sebelum pelaksanaan sudah memberikan undangan kepada para saksi.

“Jika salah satu pasangan calon tidak hadir atau tidak mau menandatangani hasil pleno nantinya, maka pelaksanaan pleno tetap berjalan dan hasilnya tetap sah. Sebab kita sudah memberikan undangan kepada masing-masing saksi, dan hasil pleno nantinya tetap sah,” katanya.

Sementara terkait antisipasi massa, Julita mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak pengamanan, agar massa yang berdatangan nantinya bisa diatasi oleh pihak keamanan. “Saya selalu berkoordinasi untuk meminta dukungan kepada pihak keamanan agar pelaksanaan tahapan Pilkada Melawi berjalan aman,” paparnya.

Sebelumnya, pihak keamanan baik Polri, TNI dan Pol PP sudah melaksanakan apel siaga 13 Desember lalu, yang dipimpin lansung oleh Waka Polda Kalbar, Kombes Pol Joko Iryanto, untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Melawi. Personil yang diturunkan pasca pemilihan yakni kurang lebih 1000 personil.

“Di Melawi, Pihak Polri mempersiapkan kurang lebih 1000 personel, sesuai dengan protap pengamanan Pilkada, dan untuk di Melawi sendiri dari hasil penghitungan kita anggap kita Melawi perlu perhatian khusus. Pengamanan yang kita lakukan juga akan berlansung kita tahapan pleno penghitungan suara tingkat KPU selesai,” kata Joko usai memimpin apel. (Irawan)