MELAWI, SKR.COM – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umim (KPU) Melawi menggelar gerakan Sadar Pilkada, Minggu (29/10) di lapangan Kuliber Nanga Pinoh. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Melawi, dan dihadiri sejumlah pengurus partai politik. Panwaslu, PKK Melawi, GOW Melawi, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Melawi dan para camat serta para tokoh masyarakat, agama dan pemuda.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya mengatakan, sebagaimana kita ketahui. Pada Juni 2018 mendatang akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah serentak. Termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Nah, berkaitan dengan akan dilaksanakan Pilkada tersebut, maka kegiatan gerakan sadar Pilkada ini sebuah momentum yang pentong dalam rangkaian proses pelaksanaan tahapan Pilkada serentak 2018.
“Ini tentunya membuktikan adanya kesatuan semangat keberaamaan dalam mewujudkan Pilkada serentak yang damai, lansung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil. KPU sebagai penyelenggara, Panwaslu vertugas mengawasi pasangan calon sebagai peserta dan pemerintah sebagai fasilitator, kepolisian yang bertugas mengamankan. Tentunya masyarakat sebagai pemilih menginginkan Pilkada yang aman, damai dan tenang,” ungkapnya.
Lebih lanjut Dadi mengatakan, kedamaian dan ketenangan dalam pelaksanaan Pilkada serentak dapat dicapai jika seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas suasana yang aman dan tertib, serta menibgkatkan kewaspadaab disegala bidang. Oleh karena itu, dukungan dari peran aktif dari seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mensukseskan jalannya Pilkada serentak tahun 2018.
“Saya harapkan seluruh lapisan masyarakat bisa menjaga keamanan yang saat ini sudah kondusif. Karena situasi kondusif sudah kita capai bersama dan tidak serta merta dicapai dengan mudah kita bangun. Saya berharap apa yang sudah dirasakan masyarakat yakni situasi konduaif dan damai saat ini tidak ternodai hanya karena beda pilihan, golongan dan yang lainya,” paparnya.
Dadi juga menyampaikan, dengan terselenggaranya gerakan sadar Pilkada ini, semua masyarakat bisa berperan aktif dalam mensukseskan Pilkada serentak mendatang. Terutama dengan cara mebyebarkan tentang pentingnya dan juga memberikan pemahaman dan penjelasan agak masyarakat mampu memberikan dan menggunakan hak suaranya sebaik baik mungkin.
“Pilkada nerupakan ajang perebutan suara dengan menarik simpati masyarakat ubtuk mendapatkan jabatan jabatan politik. Untuk KPU selaku pelaksana, harus independen. Agar keputusan yang diambil semata mata demi menjaga kenurnian suara rakyat,” pungkasnya. (Edi)





