SINTANG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan, menegaskan pentingnya sinkronisasi program lintas sektor dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, khususnya pada bidang infrastruktur.
Hal tersebut disampaikannya saat pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Bidang Peningkatan Infrastruktur di Aula Bappeda Sintang, Kamis (12/3/2026). Ia menyebut forum ini sebagai momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antar perangkat daerah.
Menurut Kurniawan, perencanaan pembangunan yang baik harus mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi daerah, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga kebutuhan peningkatan layanan dasar masyarakat.
“Bappeda memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan seluruh program dari masing-masing OPD agar tidak terjadi tumpang tindih dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa fokus pembangunan infrastruktur ke depan akan diarahkan pada peningkatan konektivitas wilayah, penyediaan layanan dasar seperti air minum dan sanitasi, serta penguatan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.
Kurniawan juga menyoroti pentingnya perencanaan yang berbasis data dan kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, setiap program yang dirancang dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Perencanaan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus berbasis kebutuhan nyata di lapangan agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Melalui forum ini, ia berharap seluruh perangkat daerah dapat menyatukan visi dan langkah dalam membangun Kabupaten Sintang yang lebih maju, dengan infrastruktur yang memadai dan merata di seluruh wilayah.
Kurniawan optimistis, dengan koordinasi dan perencanaan yang matang, pembangunan infrastruktur di Sintang akan berjalan lebih efektif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
