MELAWI, SKR.COM – Sepekan terakhir, Melawi diresahkan dengan marak kasus penipuan melalui via seluler. Tidak tanggung-tanggung, penipuan tersebut mencatut nama-nama petinggi Polres Melawi, yang mana sasarannya sejumlah pejabat dan Anggota DRD Melawi.
Kasat Reskrim Melawi, Iptu Ketut Bagus Pasek menjelaskan, Pencatutan tersebut mengatasnamakan Kapolres serta Kasat Reskrim Polres Melawi. Sang penipu mencatut nama polisi untuk meminta sejumlah uang, sampai tiket pesawat pada calon korbannya.
“Dalam beberapa hari ini ada oknum yang tak bertanggung jawab menggunakan nama saya dan kapolres untuk meminta-minta uang ke anggota DPRD serta instansi pemerintah. Modusnya bermacam-macam,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Ketut menerangkan, sang penipu menggunakan berbagai macam modus. Mulai dari meminta biaya tiket pesawat, membeli sofa untuk Polres sampai ada yang menggunakan alasan untuk biaya persalinan istri pejabat Polres.
“Dalam pesan singkat disebutkan kalau seolah-olah saya meminta bntuan tiket untuk pesawat Denpasar Pontianak. Kemudian penipu juga mengirimkan nomor rekening seolah-olah ada anggota polisi lain yang akan mengurus tiket tersebut,” katanya.
Ketut sendiri sempat melakukan pengecekan terhadap nomor yang digunakan untuk mencatut namanya. Hasilnya ternyata posisi penipu tersebut bahkan tidak berada di Melawi atau Kalbar, tapi berada di Provinsi Riau.
“Sejauh ini belum ada laporan adanya korban yang tertipu dengan pencatutan ini. Kemungkinan juga pelaku ini berpindah-pindah posisinya,” ucapnya.
Ketut pun mengingatkan agar masyarakat atau pejabat jangan sampai tertipu atau percaya dengan modus pencatutan mengatasnamakan dirinya ataupun adanya aparat kepolisian yang meminta uang dengan berbagai macam dalih.
“Diharapkan kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan adanya modus dari oknum oknum yang dengan sengaja memanfaatkan atau mengatasnamakan kedudukan, pangkat dan jabatan seseorang atau instansi untuk meminta uang ataupun memeras,” pesannya.
Bila ada nomor-nomor baru yang melakukan hal tersebut, Ketut meminta agar masyarakat dapat segera melapor terlebih dahulu ke kantor polisi.
“Jangan sampai anda justru menjadi korban. Salah satu nomor penipu yakni 082365663363,” pungkasnya. (Edi)
