Partai Golkar Melawi Akan Gelar Musda Ke IV

oleh
oleh
Ketua Harian DPD Partai Golkar Melawi, Abang Tajudin

MELAWI, SKR.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Melawi, akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke IV pada 3 sampai dengan 4 Agustus 2017, di salah satu aula pertemuan sebuah café di Melawi. Setelah melakukan Musda, malam harinya akan dilakukan ramahtamah bersama masyarakat Melawi.

Ketua harian partai Golkar Melawi, Abang Tajudin mengatakan, Saat ini, persiapan kegiatan yang akan diikuti 11 kecamatan dan dari DPD Provinsi Kalbar serta DPP tersebut sudah mencapai 95 persen. Moto dalam Musda ini yakni Solid Terkosilidasi,Efektif Mengemban Misi dan Berjaya Dikala Pemilu.

kegiatan tersebut akan diikuti 11 kecamatan yang mana masing-masing pengurus kecamatan mengirim 10 orang perwakilan, pengurus DPD provinsi sebanyak 15 orang dan dari DPP sebanyak dua 2 orang. Sementara untuk  pengurus DPD Melawi sebanyak 93 orang, ditambah lagi dengan organisasi sayap, seperti AMPI, AMPG, SOKSI,  KOSGORO dan KPPG, yang masing-masing kecamatan juga mengirimkan 1 orang perwakilan.

“Jadi jumlah peserta yang hadir sekitar dua ratusan orang. Yang punya hak suara itu ada 18, masing-masing kecamatan punya 1 suara, kemudian masing-masing prganisasi sayap memiliki masing-masing 1 hak suara dan dari DPD Provinsi dan DPP masing-masing satu suara,” ungkap Tajudin.

Lebih lanjut, Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD melawi selama dua eriode ini mengatakan, kegiatan Musda ini, sudah mendapatkan persetujuan dari DPD provinsi Kalimantan Barat, begitu juga mengenai tanggal dan waktu pelaksanaannya. Dalam Musda tersebut, beberapa rangkaian kegiatannyayakni konsolidasi dalam rangka pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Melawi, yang mana masa periodenya yang memang sudah harus diganti.

“Tentunya, dalam Musda ini, pihak panitia membuka pendaftaran bakal calon yang mana para calon dilakukan penjaringan sebagaimana aturan dalam partai Golkar dan yang sudah disepakati bersama. Syarat-syaratnya antara lain, pernah menjabat dua periode dalam kepengurusan harian di DPD, kemudian pernah mengikuti Diklat-diklat, kemudian harus bergelarS1 dan berdomisili di Melawi,” paparnya. (Edi/DD)