MELAWI, SKR.COM – Pelayanan PLN di Sayan masih 12 jam atau hanya menyala malam hari. Hal tersebut membuat masyarakat resah.
Menyikapi hal tersebut anggota Komisi I DPRD Melawi, Pencon minta kepada PLN supaya memberikan pelayanan 24 jam di wilayah PLN Ranting Sayan.
“Listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat termasuk difasilitas pelayanan publik. Sudah semestinya PLN memberikan pelayanan lsitrik itu 24 jam. Jika ada persoalan, segera selesaikan, jangan dibiarkan,” ungkapnya ditemui di gedung DPRD Melawi, Jumat (27/10/2017).
Lebih lanjut, legislator asal Kecamatan Sayan ini mengatakan, banyak sekali pelayanan yang membutuhkan listrik. Seperti pelayanan di Puskesmas Rawat Inap Sayan, karena pelayanannya sudah rawat inap tentu harus memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat.
“Kalau pelayananya sudah 24 jam tentu pelayanannya juga harus meningkat dari pelayanan sebelumnya yang hanya Puskesmas rawat jalan,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Encak tersebut menuturkan, jika dalam pelayanan kepada masyarakat terkendala listrik, membuat pihak pemerintah harus mencari solusi dengan mempersiapkan genset yang memadai.
“Nah, ini semua karena pelayanan PLN yang hanya bisa 12 jam saja,” tuturnya.
Encak meminta kepada PLN, supaya meningkatkan pelayanannya di Kecamatan Sayan, setidaknya untuk di Kota Kecamatan seharusnya memang listrik itu sudah wajib menyala 24 jam. Kalau untuk di Mekar Pelita dan Bora mungkin masih wajar hanya menyala malam hari, karena ruang lingkupnya masih desa.
“Kalau sudah tingkat kecamatan, pelayanan listriknya memang harus 24 jam,” ujarnya.
Menurut Pencon, di ibu kota kecamatan, listrik memang sudah harus menyala 24 jam, karena banyak yang membutuhkan listrik, selain Puskesmas rawat inap, kantor camat juga sekolah-sekolah perlu listrik.
“Apalagi sistim pelayanan sekarang, semuanya sudah serba online semua. jadi kalau listrik tidak bisa menyala 24 jam, tentu kita akan menjadi ketinggalan,” pungkasnya. (Edi)
