Pemkab Melawi Belum Dapat Info terkait PT RKA yang di Take Over

Bupati Melawi, Panji, S. Sos

MELAWI, SKR.COM – Persoalan sosial antara pihak perkebunan sawit PT Rafi Kamajaya Abadi (RKA) dengan warga di Kabupaten Melawi hingga saat ini belum selesai. Namun dikabarkan perusahaan milik TDM Berhad Malaysia itu dikabarkan sudah di take over ke PT Indo Gunta Samba, salah satu anak perusahaan dari Indofood.

Kabar take over PT Rafi Kamajaya Abadi menimbulkan ke khawatiran masyarakat, terutama berkaitan pembagian lahan plasma yang hingga sekarang belum jelas. Bahkan banyaknya persoalan internal, dilain sisi, pabrik sawit milik PT Rafi Kamajaya Abadi sudah dibangun, namun belum sempat dioperasikan .

“Karyawan sudah banyak yang berhenti. Dalam waktu dekat ini, manajemen baru dari PT Indo Gunta Samba, mulai bekerja,” ungkap salah seorang karyawan PT Rafi Kamajaya Abadi, yang tak  mau menyebutkan namanya saat bertemu wartawan belum lama ini.

Menanggapi kabar tersebut Bupati Melawi’ Panji mengaku belum mendapatkan laporan resmi baik itu dari pihak perusahaan ataupun dari dinas terkait kabar take overnya PT Rafi Kamajaya Abadi. Namun ia memastikan Pemerintah Kabupaten Melawi akan memantau perkembangannya.

“Jika benar telah terjadi take over, maka akan kita pelajari seperti apa aturannya. Apakah sudah dengan proses yang benar sesuai aturan yang berlaku atau tidak. Nanti kita ikuti perkembangannya,” kata Panji, usai rapat paripurna di DPRD Melawi belum lama ini.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Melawi ini meminta kepada seluruh investor yang berinvestasi di Melawi untuk taat terhadap aturan yang berlaku. Agar tidak menimbulkan persoalan sosial dengan masyarakat, serta harus bisa mensejahterakan masyarakat. (Edi)

Posting Terkait