SINTANG – Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Sintang, Budi Purwanto, menegaskan pentingnya penguatan pengawasan internal sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Penguatan Tata Kelola Pemerintahan di Aula Bappeda Sintang, Rabu (11/3/2026), yang turut dihadiri Wakil Bupati Sintang serta para kepala OPD terkait.
Budi Purwanto menjelaskan bahwa Inspektorat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping bagi perangkat daerah dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pendekatan pengawasan saat ini lebih diarahkan pada upaya pencegahan agar potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Inspektorat tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga pendampingan agar setiap OPD dapat bekerja sesuai regulasi dan menghindari kesalahan sejak awal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan harus sejalan dengan peningkatan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tanpa integritas, menurutnya, sistem pengawasan yang baik tidak akan berjalan maksimal.
Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan efektif, sejalan dengan upaya peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK di Kabupaten Sintang.
“Integritas ASN menjadi kunci utama. Pengawasan dan pembinaan harus berjalan beriringan agar tata kelola pemerintahan kita semakin baik,” tegasnya.
Ia berharap forum ini dapat memperkuat koordinasi lintas OPD dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
