MELAWI, SKR.COM – Rencana pinjaman daerah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Melawi kepada Pemerintah pusat sebesar Rp 85 miliar telah terdengar sampai kepada warga.
Termasuk bagi Martinus Paton seorang warga Desa Merah Arai Kecamatan Pinoh Utara yang sudah lama berharap pembangunan Jembatan Melawi II dilanjutkan tersebut.
Untuk memuluskan rencana Pemkab Melawi tersebut, dia berharap kepada semua pihak mulai dari masyarakat hingga para wakil rakyat agar mendukung rencana Pemkab Melawi yang akan melakukan pinjaman daerah pada tahun 2017 ini.
“Kami menganggap hanya itu satu-satunya solusi untuk mewujudkan impian kami di Pinoh Utara, sebab kalau mengharapkan APBD Melawi, sampai kapanpun tak akan pernah terwujud,” ungkapnya Selasa (10/1).
Menurut Paton, keberadaan jembatan Melawi II tersebut merupakan salah satu impian masyarakat, karena hanya dengan dibangunya jembatan tersebutlah satu-satunya solusi untuk memperlancar akses transportasi menuju Kecamatan Pinoh Utara yang berseberangan dengan ibu kota kabupaten tersebut.
“Kalau jembatan ini tak kunjung dibangun-bangun, tak hanya transportasi masyarakat yang terhambat, proses pembangunan di Pinoh Utara juga akan lamban,” ujarnya.
Paton menegaskan, adapun yang perlu menjadi perhatian oleh pemerintah dan DPRD Melawi, Kecamatan Pinoh Utara juga merupakan bagian dari Kabupaten Melawi, bukannya bagian dari Kabupaten Sintang, jadi sudah sewajarnya kalau masyarakat menuntut pembangunan di wilayahnya.
“Karena itu kami berharap antara Pemkab dan DPRD Melawi bisa bekerjasama mewujudkan rencana pinjaman daerah tersebut agar jembatan yang akan dibangun menggunakan dana pinjaman tersebut bisa direalisasikan,” ucapnya.
Dikatakan Paton, kalau melihat dari penggunaan pinjaman daerah tersebut, uang yang akan dipinjamkan tersebut benar-benar untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat selama ini. Bahkan hasil dari penggunaan dana tersebut secara fisik pasti akan nampak, karena untuk membangun jembatan yang sudah bertahun-tahun tidak dilanjutkan pembangunannya hingga sekarang.
Kata dia, kalau memang pemerintah dan para wakil rakyat benar-benar peduli dengan masyarakat, tunjukkan komitmennya melalui rencana pinjaman daerah tersebut. Buktikan kalau pemerintah dan dewan peduli dengan masyarakat. “Bagaimanapun jembatan yang akan dibangun tersebut salah satu sarana infrastruktur untuk menunjang perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Irawan)
