SINTANG, SKR.COM – Gawai Dayak Ketemenggungan Linoh Dakan Gandis ke-IX yang diselenggarakan di Desa Nobal, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, berlangsung meriah dan penuh makna. Perayaan budaya tahunan ini turut dihadiri oleh Camat Sungai Tebelian, Karjito, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, Rabu 25 Juni 2025.
Karjito menyampaikan bahwa Gawai Dayak merupakan wujud syukur masyarakat adat atas hasil panen dan berkah kehidupan yang diterima sepanjang tahun. Selain itu, Gawai juga menjadi ajang pelestarian budaya serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kecamatan Sungai Tebelian.
“Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Nobal dan segenap panitia Gawai yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Gawai bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga merupakan ruang penting untuk membangun kebersamaan dan menjaga identitas kita sebagai bagian dari masyarakat Dayak,” ujar Karjito.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung setiap bentuk kegiatan pelestarian budaya lokal, karena budaya merupakan aset yang tak ternilai dan menjadi kekuatan pembangunan karakter masyarakat.
Karjito berharap, generasi muda bisa terlibat lebih aktif dalam kegiatan adat dan budaya seperti ini. Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting agar nilai-nilai luhur warisan leluhur tidak hilang ditelan zaman.
Gawai Dayak di Desa Nobal kali ini diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari ritual adat, tarian tradisional, pameran hasil bumi, hingga pertunjukan seni budaya lokal yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat Dayak.
“Semoga acara seperti ini bisa terus dijaga dan dijadikan agenda rutin. Pemerintah Kecamatan akan terus mendorong agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tengah modernisasi,” tutup Camat Karjito.
